• KEISLAMAN

Ini Penjelasan Puasa yang Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Yahya Sukamdani | Kamis, 02/10/2025
Ini Penjelasan Puasa yang Sesuai Ajaran Rasulullah SAW Ilustrasi tidak makan saat berpuasa (foto: superlive)

Terasmuslim.com - Selain puasa wajib di bulan Ramadan, Rasulullah ﷺ juga mencontohkan berbagai puasa sunnah yang memiliki keutamaan besar. Allah ﷻ berfirman: “Dan berbuat baiklah agar kamu beruntung” (QS. Al-Hajj: 77). Salah satu bentuk kebaikan adalah mengamalkan ibadah puasa sunnah yang dicontohkan Nabi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah dan menghapus dosa-dosa kecil.

Di antara puasa sunnah yang diajarkan Rasulullah ﷺ adalah puasa Senin-Kamis, sebagaimana beliau bersabda: “Amal-amal manusia diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka saat amalanku diperlihatkan aku dalam keadaan berpuasa” (HR. Tirmidzi). Ada pula puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, 15 setiap bulan hijriah), puasa enam hari di bulan Syawal, serta puasa Arafah bagi yang tidak berhaji. Semua puasa ini memiliki nilai pahala besar bagi umat Islam yang mengamalkannya.

Selain itu, Rasulullah ﷺ juga mencontohkan puasa di bulan Muharram, khususnya puasa Tasu’a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram). Dalam hadis riwayat Muslim, beliau bersabda: “Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharram”. Dengan menjalankan puasa-puasa sunnah tersebut, seorang Muslim dapat menambah bekal amal, meningkatkan ketakwaan, serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani.

Keywords :