• KEISLAMAN

Pentingnya Bertaubat dan Berikhtiar Menghadapi Bencana Alam

Yahya Sukamdani | Senin, 31/08/2026
Pentingnya Bertaubat dan Berikhtiar Menghadapi Bencana Alam Ilustrasi berdoa memohon pertolongan saat musibah

Terasmuslim.com - Bencana alam dapat datang kapan saja tanpa ada seorang pun manusia yang mampu memprediksi kemunculannya.

Oleh sebab itu, jangan menunggu musibah atau bencana datang baru kita teringat untuk kembali kepada Allah SWT.

Sebagai seorang muslim, hendaknya kita senantiasa bertaubat, memperbanyak istighfar, serta merendahkan diri kepada Sang Pencipta.

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa memohon ampunan sebagaimana tertera dalam Surah Nuh ayat 10.

Dalam ayat tersebut, Allah SWT menegaskan keberadaan rahmat-Nya bahwa Dialah Yang Maha Pengampun bagi hamba-Nya.

Selain meningkatkan keimanan dan taubat, umat Islam juga diwajibkan untuk tetap mengambil langkah sebab atau berikhtiar fisik.

Mempelajari jalur evakuasi, memahami teknik berlindung, dan memantau informasi kebencanaan resmi merupakan bagian dari bentuk ikhtiar.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk senantiasa mengikat unta terlebih dahulu sebelum menyerahkan tawakal kepada Allah SWT.

Anjuran untuk berikhtiar sebelum bertawakal tersebut diriwayatkan secara shahih dalam Hadis Riwayat Tirmidzi nomor 2517.

Di samping mitigasi fisik, memperbanyak sedekah dan peduli kepada sesama juga menjadi penolak bala yang sangat ampuh.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Thabrani bahwa sedekah dapat meredam kemurkaan Allah dan menolak kematian buruk.

Kita diajarkan untuk memohon perlindungan secara spiritual kepada Allah SWT sekaligus berikhtiar dengan cara yang benar.

Jangan sampai kita baru tersadar dan mengingat keagungan Tuhan ketika bumi sudah berguncang diterpa bencana.

Mari kita segerakan taubat nasuha serta memperbaiki kualitas diri mulai saat ini tanpa menunda-nunda kesempatan.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan `afiyah, menjaga keselamatan keluarga kita, dan melindungi negeri ini dari segala kemudaratan.