Ilustrasi berdoa memohon ampunan saat sakit
Terasmuslim.com - Setiap ujian berupa rasa sakit yang dialami manusia pada hakikatnya tidak pernah terjadi secara kebetulan semata.
Dalam pandangan Islam, gangguan kesehatan yang menimpa fisik dapat menjadi peringatan atas perbuatan dosa yang dilakukan.
Allah SWT menegaskan bahwa setiap musibah yang menimpa hamba merupakan akibat dari perbuatan tangannya sendiri.
Penegasan mengenai keterkaitan musibah dan perbuatan manusia tersebut tercantum jelas dalam Surah Ash-Shura ayat 30.
Meskipun demikian, hadirnya rasa sakit bukanlah bentuk kebencian Sang Pencipta melainkan wujud kasih sayang-Nya.
Melalui ujian rasa sakit, Allah SWT berkehendak membersihkan dosa-dosa hamba-Nya agar kembali dalam keadaan suci.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Bukhari nomor 5641 bahwa sakit yang dialami muslim akan menggugurkan kesalahannya.
Gugurnya dosa-dosa tersebut diibaratkan oleh Nabi SAW seperti gugurnya daun-daun dari pohon yang berguguran.
Rasa sakit juga berfungsi sebagai sarana introspeksi diri untuk menyadari segala kekhilafan yang telah diperbuat.
Allah SWT mengingatkan manusia agar senantiasa bertaubat saat ditimpa cobaan sebagaimana tertera dalam Surah Ar-Rum ayat 41.
Ketika fisik diuji dengan penyakit, seorang muslim dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan memohon kesembuhan.
Pengakuan atas kelemahan diri dan permohonan ampunan akan mendatangkan ketenangan jiwa di tengah rasa sakit.
Rasulullah SAW mengingatkan bahwa kebaikan seorang mukmin sangat luar biasa karena selalu bersabar saat tertimpa musibah.
Pernyataan tentang keutamaan sabar saat sakit tersebut diriwayatkan secara shahih dalam Hadis Riwayat Muslim nomor 2999.
Semoga setiap rasa sakit yang kita alami dapat menjadi pembersih dosa dan peninggi derajat kita di sisi Allah SWT.