Ilustrasi anak bermain bola di taman
Katakini.com - Pendidikan anak dalam Islam tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga mencakup pembentukan fisik yang kuat.
Rasulullah SAW sangat menyukai mukmin yang kuat karena lebih dicintai oleh Allah SWT daripada mukmin yang lemah.
Pernyataan tentang keutamaan mukmin yang kuat tersebut diriwayatkan secara shahih dalam Hadis Riwayat Muslim nomor 2664.
Menjaga kesehatan serta kekuatan tubuh anak merupakan bagian dari amanah orang tua yang kelak akan dipertanggungjawabkan.
Allah SWT mengingatkan para orang tua agar tidak meninggalkan keturunan yang lemah sebagaimana tertera dalam Surah An-Nisa ayat 9.
Sejak dini, anak-anak hendaknya dilatih melakukan aktivitas fisik yang bermanfaat untuk menunjang tumbuh kembang mereka secara optimal.
Rasulullah SAW menganjurkan para orang tua untuk mengajarkan anak-anak mereka keterampilan fisik seperti berenang, memanah, dan menunggang kuda.
Anjuran melatih ketangkasan fisik anak tersebut diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani dalam kitab Mu`jam Al-Kabir.
Selain menguatkan otot dan tulang, latihan fisik yang teratur juga membentuk kedisiplinan serta mental pantang menyerah pada diri anak.
Tubuh yang sehat dan bugar akan memudahkan anak dalam menjalankan berbagai aktivitas ibadah kepada Allah SWT secara maksimal.
Allah SWT juga memerintahkan umat Islam untuk menyiapkan kekuatan fisik secara maksimal dalam firman-Nya pada Surah Al-Anfal ayat 60.
Melatih fisik anak hendaklah dilakukan dengan cara yang menyenangkan, bijak, serta sesuai dengan tingkatan usia tumbuh kembangnya.
Orang tua juga perlu menyertai latihan fisik anak dengan asupan makanan yang halal lagi bergizi tinggi demi menjaga kesehatan mereka.
Perintah untuk mengonsumsi makanan yang baik dan halal ini ditegaskan oleh Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 168.
Semoga kita mampu mendidik generasi penerus yang memiliki keimanan kokoh serta fisik yang sehat dan tangguh.