Ilustrasi Seorang Muslim tengan memanjatkan sebuah doa (Foto: Pexels/Tanvir Khondokar)
Terasmuslim.com - Setiap muslim dianjurkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari segala bentuk kemungkaran. Empat kemungkaran besar yang sering menjadi akar kerusakan iman adalah kufur, syirik, nifaq (kemunafikan), dan maksiat. Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nur ayat 21, “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya ia menyuruh mengerjakan perbuatan keji dan mungkar.” Ayat ini menunjukkan bahwa kemungkaran datang bertahap melalui godaan setan, sehingga doa menjadi benteng utama bagi seorang mukmin.
Rasulullah SAW sendiri sering berdoa agar dilindungi dari perbuatan buruk dan sifat tercela. Dalam sebuah hadis disebutkan, beliau berdoa:
“Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal kufri, wan nifāqi, wal fusūqi, wal ‘iṣyān.”
(Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran, kemunafikan, kefasikan, dan kemaksiatan). (HR. Abu Dawud). Hadis ini menjadi pedoman bagi umat Islam untuk selalu menjaga hati dan amal agar tidak tergelincir dalam empat kemungkaran tersebut.
Keempat kemungkaran ini saling berkaitan dan dapat menjerumuskan manusia ke dalam kehancuran moral dan spiritual. Kufur menolak kebenaran, syirik menyekutukan Allah, nifaq berpura-pura dalam iman, dan maksiat melanggar perintah Allah secara sadar. Dalam Surah Al-Ankabut ayat 45, Allah menegaskan, “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar.” Artinya, selain berdoa, menjaga ibadah juga menjadi cara nyata untuk menjauh dari kemungkaran.