• KEISLAMAN

Bacaan Idgham Bighunnah dalam Al-Qur`an dan Cara Membacanya

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Kamis, 02/07/2026
Bacaan Idgham Bighunnah dalam Al-Qur`an dan Cara Membacanya Ilustrasi - cara membaca Idgham Bighunnah dalam ayat Al-Qur`an (Foto: AI)

Jakarta, Terasmuslim.com - Ilmu tajwid menjadi salah satu ilmu penting yang harus dipelajari setiap Muslim agar dapat membaca Al-Qur`an dengan benar sesuai kaidah yang diajarkan Rasulullah SAW.

Salah satu hukum bacaan yang sering dijumpai dalam Al-Qur`an adalah idgham bighunnah.

Memahami hukum idgham bighunnah sangat penting karena berkaitan dengan cara melafalkan huruf-huruf tertentu ketika membaca ayat suci Al-Qur`an.

Jika dibaca sesuai tajwid, bacaan akan terdengar lebih fasih dan terhindar dari kesalahan pengucapan yang dapat mengubah makna.

Berikut penjelasan mengenai pengertian, huruf, contoh bacaan, serta cara membaca idgham bighunnah.

Secara bahasa, idgham berarti memasukkan atau meleburkan, sedangkan ghunnah berarti dengung.

Dalam ilmu tajwid, idgham bighunnah adalah hukum bacaan ketika nun sukun (نْ) atau tanwin (ــًــٍــٌ) bertemu dengan salah satu dari empat huruf berikut:

ي (Ya), ن (Nun), م (Mim), و (Wawu).

Keempat huruf tersebut sering disingkat menjadi kata:

يَنْمُو (Yanmu).

Apabila nun sukun atau tanwin bertemu salah satu huruf tersebut dalam dua kata yang berbeda, maka bacaan nun atau tanwin dilebur ke huruf setelahnya disertai dengungan (ghunnah) selama kurang lebih dua harakat.

Cara membaca idgham bighunnah adalah:

- Meleburkan bunyi nun sukun atau tanwin ke huruf berikutnya.

- Mengeluarkan suara dengung melalui hidung (ghunnah) selama sekitar dua harakat.

- Tidak memutus bacaan antara dua huruf tersebut sehingga terdengar menyatu.

Sebagai contoh, bacaan:

مِنْ وَالٍ

tidak dibaca:

"Min wālin"

melainkan dibaca:

"Miw wālin" dengan bunyi dengung pada peralihan huruf.

Empat huruf idgham bighunnah adalah:

ي (Ya)

ن (Nun)

م (Mim)

و (Wawu)

Jika nun sukun atau tanwin bertemu salah satu huruf di atas dalam dua kata, maka berlaku hukum idgham bighunnah.

Berikut beberapa contoh yang sering dijumpai.

1. Surah Al-Baqarah ayat 8

مِنْ يَقُولُ

Cara membaca: Miy yaqūlu

Nun sukun bertemu huruf Ya (ي) sehingga dibaca melebur dengan dengungan.

2. Surah Al-Baqarah ayat 5

هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ

Pada frasa هُدًى مِنْ, tanwin bertemu huruf Mim (م) sehingga dibaca dengan dengung selama dua harakat.

3. Surah Al-Qadr ayat 1

مِنْ كُلِّ

Contoh ini bukan idgham bighunnah, melainkan ikhfa`, karena nun sukun bertemu huruf Kaf (ك).

Contoh ini penting diketahui agar pembaca dapat membedakan hukum tajwid yang benar.

4. Surah Al-Baqarah ayat 3

رِزْقًا مِمَّا

Tanwin bertemu huruf Mim (م) sehingga dibaca dengan idgham bighunnah disertai dengung.

5. Surah Al-Baqarah ayat 16

هُدًى وَمَا

Tanwin bertemu huruf Wawu (و) sehingga dibaca melebur dengan dengungan.

6. Surah Al-Baqarah ayat 90

مِنْ نِعْمَةٍ

Nun sukun bertemu huruf Nun (ن) sehingga dibaca dengan idgham bighunnah.

7. Surah Al-Baqarah ayat 74

غَفُورٌ وَدُودٌ

Tanwin bertemu huruf Wawu (و) sehingga berlaku hukum idgham bighunnah.