• KEISLAMAN

Memahami Arti Mazhab dalam Islam dan Sejarahnya

Yahya Sukamdani | Rabu, 01/07/2026
Memahami Arti Mazhab dalam Islam dan Sejarahnya Ilustrasi foto 4 Imam Mazhab

Terasmuslim.com - Secara bahasa kata mazhab berasal dari bahasa Arab yang berarti jalan, aliran, atau metode.

Secara istilah mazhab adalah sebuah metodologi ilmiah untuk memahami hukum syariat berdasarkan dalil-dalil yang sahih.

Kehadiran mazhab bukanlah untuk membuat agama baru, melainkan sebagai jembatan bagi umat awam agar lebih mudah mengamalkan Al-Quran dan hadist.

Allah SWT telah memberikan isyarat dalam Al-Quran mengenai pentingnya merujuk kepada para ahli ilmu yang memiliki kapasitas ijtihad.

Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Surah An-Nahl ayat 43 yang memerintahkan kita untuk bertanya jika tidak mengetahui.

"Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui." (QS. An-Nahl: 43)

Ayat suci tersebut menjadi landasan kokoh bagi umat Islam yang tidak memiliki kemampuan menggali hukum secara langsung untuk mengikuti arahan ulama.

Selain dalil Al-Quran, Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa para ulama adalah pewaris sah dari ilmu para nabi.

Dalam sebuah hadis riwayat Imam Abu Dawud, Nabi Muhammad SAW bersabda mengenai kedudukan mulia orang-orang yang berilmu.

"Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi." (HR. Abu Dawud)

Melalui hadist ini, umat Islam memahami bahwa fatwa dan metode yang dirumuskan para imam mazhab didasarkan pada warisan keilmuan yang valid.

Dalam sejarah perkembangannya, dunia Islam mengenal empat mazhab fiqih muktabar yang disepakati oleh mayoritas ulama Ahli Sunnah wal Jamaah.

Keempat aliran pemikiran tersebut adalah Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, Mazhab Syafii, dan juga Mazhab Hanbali.

Setiap imam pendiri mazhab selalu menekankan bahwa kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT dan Rasul-Nya.

Imam Syafii bahkan pernah meninggalkan wasiat yang sangat populer mengenai komitmennya terhadap validitas sebuah riwayat.

Beliau menegaskan, "Jika ada hadist yang sahih, maka ketahuilah bahwa itulah mazhabku."

Mengikuti mazhab memberikan kita panduan beribadah yang sistematis, runtut, dan terhindar dari pemahaman yang keliru atau syadz (nyeleneh).