• KEISLAMAN

Doa agar Anak Menjadi Berbakti dan Saleh

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Senin, 29/06/2026
Doa agar Anak Menjadi Berbakti dan Saleh Ilustrasi - ini doa agar anak menjadi saleh dan berbakti kepada orang tua (Foto: Ist)

Jakarta, Terasmuslim.com - Bagi setiap orang tua, memiliki anak yang saleh, salihah, dan berbakti adalah sebuah anugerah terbesar yang tidak bisa dinilai dengan materi.

Dalam ajaran Islam, anak yang saleh bukan hanya menjadi penyejuk mata (qurrata a`yun) di dunia, melainkan juga menjadi aset investasi akhirat yang pahalanya akan terus mengalir bagi orang tua melalui doa-doa mereka.

Mendidik anak di era modern tentu memiliki tantangan tersendiri. Selain memberikan teladan yang baik dan pendidikan formal maupun agama yang cukup, kekuatan doa adalah senjata paling ampuh bagi orang tua.

Doa orang tua untuk anaknya adalah salah satu doa yang paling makbul dan menembus langit.

Shalat adalah tiang agama. Doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim AS ini sangat masyhur digunakan agar diri kita dan keturunan kita senantiasa teguh mendirikan shalat dan tidak melalaikannya.

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Rabbi-j`alni muqimas-shalati wa min dzurriyyati, rabbana wa taqabbal du`a`.

Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku." (QS. Ibrahim: 40)

Bagi orang tua atau pasangan yang mendambakan keturunan yang baik, santun, dan saleh sejak dini, doa Nabi Zakaria AS yang diabadikan dalam surah Ali `Imran ini sangat dianjurkan untuk dirutinkan.

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Rabbi hab li mil ladunka dzurriyyatan thayyibah, innaka samii`ud-du`a`.

Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa." (QS. Ali `Imran: 38)

Doa ini adalah doa yang pernah dibacakan oleh Rasulullah SAW ketika memeluk sahabat Ibnu Abbas RA saat masih kecil. Berkat doa ini, Ibnu Abbas tumbuh menjadi salah satu ulama terbesar dan ahli tafsir Al-Qur`an di kalangan sahabat.

اللَّهُمَّ فَقِّهْهُ فِي الدِّينِ وَعَلِّمْهُ التَّأْوِيلَ

Allahumma faqqihhu fid-diin, wa `allimhut-ta`wiil.

Artinya: "Ya Allah, pahamkanlah dia dalam urusan agama, dan ajarkanlah kepadanya takwil (tafsir Al-Qur`an)." (HR. Ahmad)

Ketika mendapati anak-anak sedang tidur atau saat berpamitan, orang tua bisa mengusap kepala mereka sembari membaca doa yang dipanjatkan Rasulullah SAW untuk memohon keberkahan usia, rezeki, dan perlindungan dari keburukan.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَوْلَادِي وَلَا تَضُرَّهُمْ وَوَفِّقْهُمْ لِطَاعَتِكَ وَارْزُقْنِي بِرَّهُمْ

Allahumma baarik lii fii awlaadii, wa laa tadhurrahum, wa waffiqhum lithaa`atika, warzuqnii birrahum.

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kemaslahatan untuk anak-anakku, janganlah Engkau celakakan mereka, bimbinglah mereka untuk senantiasa taat kepada-Mu, dan anugerahilah aku bakti mereka."