• KEISLAMAN

Kisah Nabi Yusuf dan Pelajaran Berharga tentang Persaudaraan

Yahya Sukamdani | Rabu, 03/06/2026
Kisah Nabi Yusuf dan Pelajaran Berharga tentang Persaudaraan Kisah kemujizatan Nabi Yusuf (ilustrasi)

Terasmuslim.com - Kisah Nabi Yusuf AS merupakan salah satu kisah terbaik dalam Al-Qur`an yang sarat akan pelajaran tentang hubungan persaudaraan.

Sejak kecil, Nabi Yusuf harus menghadapi rasa iri dan dengki dari saudara-saudaranya yang tega membuangnya ke dalam sumur tua.

Namun, ujian berat tersebut tidak membuat hati Nabi Yusuf dipenuhi dengan dendam atau rasa benci yang mendalam.

Allah SWT mengabadikan keindahan kisah ini dalam sebuah surah khusus yang penuh dengan hikmah kehidupan bagi umat manusia.

"Sesungguhnya pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang bertanya." (QS. Yusuf: 7)

Dengki antar saudara adalah penyakit hati yang sangat berbahaya karena bisa menghancurkan keharmonisan serta kebahagiaan sebuah keluarga.

Rasulullah SAW telah mengingatkan kita semua untuk menjauhi sifat buruk ini demi menjaga kemurnian ikatan persaudaraan.

Dalam sebuah hadis, beliau bersabda agar umat Islam tidak saling mendengki, membenci, dan memutus tali silaturahmi.

"Janganlah kalian saling mendengki, saling membenci, dan saling memutuskan hubungan, tetapi jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara." (HR. Bukhari)

Bertahun-tahun berlalu, Allah mengangkat derajat Nabi Yusuf menjadi seorang penguasa yang sangat dihormati di tanah Mesir.

Ketika saudara-saudaranya datang dalam kondisi butuh bantuan, Nabi Yusuf justru menyambut mereka dengan penuh kemuliaan.

Alih-alih membalas perbuatan masa lalu, beliau dengan berlapang dada memaafkan seluruh kesalahan yang pernah mereka perbuat.

Sikap pemaaf inilah yang menjadi puncak keteladanan tertinggi dalam memelihara hubungan persaudaraan menurut tuntunan Islam.

Mari kita teladani keluhuran budi Nabi Yusuf dengan selalu mengedepankan perdamaian dan kasih sayang dalam keluarga.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga hati kita dari penyakit dengki dan mempererat tali persaudaraan kandung kita.