• KEISLAMAN

Bacaan Doa agar Dimudahkan Rezeki Halal dan Berkah

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Sabtu, 18/07/2026
Bacaan Doa agar Dimudahkan Rezeki Halal dan Berkah Ilustrasi - orang sedang berdoa kepada Allah SWT (Foto: AI)

Jakarta, Terasmuslim.com - Setiap muslim dianjurkan untuk berikhtiar dalam mencari rezeki yang halal sekaligus memohon keberkahan kepada Allah SWT.

Dalam Islam, rezeki tidak hanya dimaknai sebagai harta benda, tetapi juga mencakup kesehatan, ilmu, keluarga yang saleh, hingga ketenangan hati.

Selain bekerja keras, Rasulullah SAW mengajarkan sejumlah doa yang dapat diamalkan agar Allah SWT melapangkan pintu rezeki yang halal dan penuh keberkahan.

Doa-doa tersebut hendaknya dibarengi dengan usaha yang sungguh-sungguh, kejujuran, serta menjauhi segala bentuk penghasilan yang diharamkan.

Keyakinan bahwa Allah SWT adalah pemberi rezeki menjadi landasan utama bagi seorang muslim dalam berikhtiar.

Allah SWT berfirman:

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

Artinya: "Tidak ada satu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang menjamin rezekinya." (QS. Hud: 6).

Ayat ini mengajarkan bahwa setiap hamba hendaknya bertawakal kepada Allah SWT, tanpa meninggalkan usaha yang halal dan sesuai syariat.

Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk memohon kecukupan rezeki adalah sebagai berikut.

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahummakfinii bihalaalika `an haraamika, wa aghninii bifadhlika `amman siwaak.

Artinya "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku terhindar dari yang haram. Dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak bergantung kepada selain-Mu."

Doa ini diriwayatkan dalam HR. Tirmidzi dan menjadi salah satu doa yang banyak diamalkan oleh kaum muslimin ketika memohon kelapangan rezeki yang halal.

Selain berdoa, Al-Qur`an juga mengajarkan agar umat Islam memperbanyak istighfar. Memohon ampun kepada Allah SWT menjadi salah satu sebab dibukanya pintu rezeki.

Allah SWT berfirman:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ۝ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا ۝ وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ

Artinya: "Maka aku berkata, `Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu.`" (QS. Nuh: 10–12).

Ayat ini menunjukkan bahwa istighfar bukan hanya menghapus dosa, tetapi juga menjadi sebab datangnya berbagai nikmat dari Allah SWT.

Allah SWT juga menjanjikan kemudahan dan jalan keluar bagi orang-orang yang bertakwa.

Allah SWT berfirman:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا ۝ وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Artinya: "Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka." (QS. At-Talaq: 2–3).

Ayat ini menjadi motivasi agar seorang muslim selalu menjaga ketakwaan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk ketika mencari nafkah.