• KEISLAMAN

Bahaya Nyata Berteman Dengan Lingkungan Yang Buruk

Yahya Sukamdani | Senin, 01/06/2026
Bahaya Nyata Berteman Dengan Lingkungan Yang Buruk Ilustrasi foto teman nongkrong di cafe

Terasmuslim.com - Lingkungan pertemanan memiliki peran yang sangat masif dalam membentuk karakter dan arah hidup seorang muslim.

Islam mengingatkan bahwa salah dalam memilih lingkaran pertemanan dapat menyeret seseorang ke dalam jurang kebinasaan.

Allah SWT telah memberikan gambaran penyesalan manusia di akhirat kelak akibat salah memilih teman semasa di dunia.

Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur`an Surah Al-Furqan ayat 28 mengenai rintihan orang-orang yang salah menempatkan kesetiaan.

"Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku)." (QS. Al-Furqan: 28).

Ayat tersebut menjadi peringatan keras bagi kita agar tidak sembarangan melekatkan hati pada pergaulan yang salah.

Rasulullah SAW juga memberikan analogi yang sangat populer dan cerdas mengenai pengaruh dari seorang teman.

Berdasarkan hadits riwayat Bukhari dan Muslim, berteman dengan orang buruk diibaratkan seperti berteman dengan pandai besi.

Beliau bersabda bahwa pandai besi bisa membakar pakaianmu atau setidaknya kamu akan mencium bau asap yang tidak sedap.

Artinya, sekadar berkumpul tanpa ikut bermaksiat pun, kita tetap akan terkena dampak negatif atau citra buruk dari lingkungan tersebut.

Banyak orang yang awalnya taat beribadah perlahan goyah keimanannya hanya karena terbiasa menoleransi kemungkaran teman-temannya.

Sifat manusia yang mudah meniru membuat kebiasaan buruk lingkungan sekitar lambat laun akan dianggap sebagai hal yang lumrah.

Maka dari itu, membatasi diri dari pergaulan yang toxic dan menjauhi kemaksiatan adalah bentuk benteng pertahanan iman yang utama.

Bukan berarti kita memusuhi mereka, melainkan kita sedang menyelamatkan diri agar tidak ikut tenggelam dalam kelalaian yang panjang.

Semoga Allah SWT senantiasa mengelilingi hidup kita dengan sahabat-sahabat shalih yang selalu saling mengingatkan dalam kebaikan.