• KEISLAMAN

Kuda dalam Al-Qur`an dan Simbol Kekuatan Militer Umat

Yahya Sukamdani | Sabtu, 23/05/2026
Kuda dalam Al-Qur`an dan Simbol Kekuatan Militer Umat Ilustrasi Perang Uhud (Foto: Freepik.com - Almuhtada.org)

Terasmuslim.com - Kuda telah lama diakui sebagai salah satu hewan paling perkasa yang memiliki kedudukan sangat istimewa dalam sejarah peradaban Islam.

Allah SWT bahkan bersumpah demi karakteristik kuda perang yang tangguh dalam sebuah surat khusus di dalam Al-Qur`an.

Surat tersebut dinamakan Surat Al-Adiyat, yang secara harfiah memiliki arti kuda perang yang berlari kencang.

Allah SWT berfirman:

"Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah, dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya)." (QS. Al-Adiyat: 1-2).

Ayat ini secara tersirat menggambarkan bagaimana derap langkah kuda menjadi simbol kekuatan, keberanian, dan kecepatan gerak.

Dalam ayat lain, umat Islam juga diperintahkan untuk mempersiapkan kekuatan fisik dan militer termasuk memelihara pasukan kuda terbaik.

Hal ini termaktub dalam Surat Al-Anfal: "Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang." (QS. Al-Anfal: 60).

Perintah ini bermakna bahwa umat Islam wajib membangun kemandirian pertahanan demi menjaga kedaulatan dan kehormatan agama.

Rasulullah SAW juga sangat mencintai hewan ini dan menegaskan bahwa ada keberkahan yang melekat pada diri seekor kuda hingga akhir zaman.

Dalam sebuah hadis sahih, Nabi SAW bersabda: "Kuda itu telah ditetapkan keberkahan pada ubun-ubunnya hingga hari kiamat." (HR. Bukhari).

Keberkahan tersebut mencakup pahala bagi pemiliknya yang merawat kuda dengan niat berjuang menegakkan kalimat Allah.

Olahraga berkuda pun menjadi salah satu aktivitas fisik yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya.

Melalui ketangkasan berkuda, seorang muslim dilatih untuk memiliki fokus yang tajam, keseimbangan mental, serta fisik yang prima.

Sains modern juga mengakui bahwa terapi berkuda sangat baik untuk melatih saraf motorik dan membangun rasa percaya diri manusia.

Filosofi kuda dalam Islam pada akhirnya mengajarkan umat untuk selalu bersiap diri, bergerak cepat, dan menjadi kuat di segala aspek kehidupan.