• KISAH

Mukjizat Terbelahnya Bulan, Bukti Kebenaran Rasulullah yang Diingkari

Yahya Sukamdani | Senin, 04/05/2026
Mukjizat Terbelahnya Bulan, Bukti Kebenaran Rasulullah yang Diingkari Ilustrasi foto kebesaran Allah bulan terbelah

Terasmuslim.com - Peristiwa terbelahnya bulan merupakan salah satu mukjizat agung yang diberikan kepada Nabi Muhammad sebagai bukti kerasulannya.

Mukjizat ini terjadi ketika kaum Quraisy menantang Nabi untuk menunjukkan tanda kebenaran risalahnya.

Allah mengabadikan peristiwa ini dalam firman-Nya, “Telah dekat hari kiamat dan bulan pun telah terbelah.” (QS. Al-Qamar: 1).

Ayat ini menjadi dalil kuat bahwa peristiwa tersebut benar-benar terjadi atas izin Allah.

Dalam riwayat hadits, disebutkan bahwa bulan terbelah menjadi dua bagian yang terlihat jelas oleh penduduk Makkah.

Salah satu bagian terlihat di atas gunung dan bagian lainnya di sisi yang berbeda, menunjukkan kejadian nyata bukan ilusi.

Namun kaum Quraisy tetap mengingkari mukjizat tersebut dan menuduhnya sebagai sihir.

Allah berfirman, “Dan jika mereka melihat suatu tanda, mereka berpaling dan berkata, ‘Ini adalah sihir yang terus-menerus.’” (QS. Al-Qamar: 2).

Sikap ini menunjukkan kerasnya hati orang-orang yang menolak kebenaran meskipun bukti nyata telah diperlihatkan.

Rasulullah SAW bersabda dalam riwayat Abdullah bin Mas`ud bahwa ia menyaksikan sendiri peristiwa terbelahnya bulan tersebut (HR. Bukhari dan Muslim).

Mukjizat ini tidak hanya memperlihatkan kekuasaan Allah, tetapi juga menegaskan kedudukan Nabi sebagai utusan-Nya.

Namun bagi orang yang hatinya tertutup, mukjizat sebesar apa pun tidak akan membawa kepada keimanan.

Sebaliknya, bagi orang beriman, peristiwa ini semakin meneguhkan keyakinan terhadap kebenaran Islam.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa tanda-tanda kiamat semakin dekat sebagaimana disebutkan dalam ayat tersebut.

Kisah ini mengajarkan bahwa iman tidak hanya bergantung pada bukti, tetapi pada hati yang mau menerima kebenaran.