• KISAH

Jejak Mulia Para Dermawan

Yahya Sukamdani | Sabtu, 28/03/2026
Jejak Mulia Para Dermawan Ilustrasi sedekah (foto: THE PENINSULA QATAR/ tribunnews)

Terasmuslim.com - Riwayat para pemberi sedekah dan infak merupakan bagian penting dalam sejarah Islam yang sarat keteladanan. Dalam ajaran Islam, sedekah bukan hanya amalan sosial, tetapi juga bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Allah berfirman dalam Al-Qur’an bahwa harta yang disedekahkan tidak akan berkurang, melainkan bertambah keberkahannya.

Teladan utama dalam bersedekah tentu datang dari Nabi Muhammad SAW yang dikenal paling dermawan. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa beliau lebih dermawan daripada angin yang berhembus. Bahkan di bulan Ramadhan, kedermawanan beliau semakin meningkat tanpa rasa khawatir akan kekurangan.

Sahabat mulia seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq juga menunjukkan keikhlasan luar biasa dalam berinfak. Dalam satu kesempatan, beliau menyerahkan seluruh hartanya di jalan Allah. Ketika ditanya apa yang ia tinggalkan untuk keluarganya, ia menjawab, “Aku tinggalkan Allah dan Rasul-Nya.”

Selain itu, Umar bin Khattab dikenal sebagai sahabat yang gemar bersedekah dengan harta terbaiknya. Ia pernah mewakafkan tanah yang sangat dicintainya di Khaibar untuk kepentingan umat. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Surah Ali Imran ayat 92 tentang tidak mencapai kebajikan sebelum menginfakkan harta yang dicintai.

Tidak kalah mulia, Utsman bin Affan memberikan kontribusi besar dalam berbagai kebutuhan umat. Ia membeli sumur Raumah untuk kaum muslimin dan membiayai pasukan Tabuk dengan hartanya. Rasulullah pun bersabda bahwa tidak ada yang membahayakan Utsman setelah amal tersebut.

Kisah para sahabat ini menunjukkan bahwa sedekah dan infak bukan hanya soal jumlah, tetapi juga keikhlasan dan pengorbanan. Dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 261 dijelaskan bahwa sedekah diibaratkan seperti benih yang tumbuh berlipat ganda. Ini menjadi motivasi bagi setiap muslim untuk tidak ragu berbagi.

Dengan meneladani para dermawan dalam sejarah Islam, umat diharapkan semakin semangat dalam berinfak di jalan Allah. Sedekah bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga mensucikan jiwa dari sifat kikir. Maka, jadikanlah sedekah sebagai bagian dari gaya hidup seorang muslim yang beriman.