• KEISLAMAN

Ketika Konten Viral Menggerus Rasa Malu dan Iman

Yahya Sukamdani | Jum'at, 27/03/2026
Ketika Konten Viral Menggerus Rasa Malu dan Iman Ilustrasi foto wanita dan sosial media

Terasmuslim.com - Di era digital saat ini, media sosial menjadi ladang baru dalam mencari rezeki. Namun, tidak sedikit yang tergelincir dengan menghalalkan segala cara demi meraih popularitas dan keuntungan. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran ketika dosa mulai dianggap biasa demi monetisasi.

Dahulu, ibu dikenal sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya. Kini, sebagian justru terjebak menjadi “etalase algoritma” dengan menampilkan hal-hal yang tidak pantas. Padahal, setiap yang ditampilkan akan menjadi contoh yang direkam oleh generasi berikutnya.

Islam mengajarkan bahwa mencari rezeki adalah ibadah yang harus dijaga kehalalannya. Rasulullah SAW telah memperingatkan bahwa akan datang zaman ketika manusia tidak peduli dari mana harta diperoleh. Hadits riwayat Al-Bukhari menegaskan bahaya sikap ini bagi kehidupan umat.

Ketika dosa dinormalisasi, hilanglah rasa malu yang merupakan bagian dari iman. Dalam Islam, rasa malu bukan kelemahan, melainkan penjaga kehormatan diri. Jika rasa malu telah hilang, maka pintu-pintu maksiat akan terbuka lebar.

Al-Qur’an juga mengingatkan agar setiap Muslim menjaga diri dan keluarganya dari api neraka. Tanggung jawab ini dimulai dari diri sendiri, termasuk dalam menjaga apa yang ditampilkan kepada publik. Setiap perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.

Khusus bagi para Muslimah, peran sebagai teladan sangatlah besar. Apa yang ditampilkan hari ini akan membentuk pola pikir dan akhlak anak-anak di masa depan. Oleh karena itu, penting untuk menimbang setiap tindakan dengan nilai syariat, bukan sekadar tren atau popularitas.

Kesimpulannya, rezeki yang halal dan berkah tidak hanya dilihat dari hasil, tetapi juga dari cara mendapatkannya. Jangan sampai keuntungan dunia mengorbankan keselamatan akhirat. Mari kembali kepada tuntunan Islam agar setiap langkah bernilai ibadah dan diridhai Allah SWT.