Ilustrasi foto berdoa untuk orang tua
Terasmuslim.com - Ketika orang tua telah meninggal dunia, kewajiban anak dalam hal berbakti tidak serta-merta terputus. Islam sebagai agama yang penuh rahmat mengajarkan bahwa bakti kepada orang tua tetap berlanjut meskipun mereka telah tiada. Salah satu bentuk nyata dari bakti tersebut adalah menyambung silaturahmi dengan orang-orang yang dahulu menjadi sahabat dekat orang tua, terlebih saat momen Lebaran yang identik dengan silaturahmi dan saling memaafkan.
Rasulullah SAW memberikan teladan dalam hal ini. Dalam sebuah hadits, beliau bersabda bahwa termasuk kebajikan terbesar adalah seseorang menyambung hubungan dengan orang yang dahulu menjadi sahabat orang tuanya. Ini menunjukkan bahwa menjaga hubungan baik dengan sahabat orang tua merupakan bagian dari bentuk birrul walidain (berbakti kepada orang tua), yang tetap bernilai meskipun mereka telah meninggal dunia.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT memerintahkan agar manusia berbuat baik kepada kedua orang tua. Perintah ini tidak dibatasi hanya ketika mereka masih hidup, tetapi juga setelah mereka wafat. Salah satu bentuk kebaikan tersebut adalah mendoakan mereka, melunasi hutangnya, serta menjaga hubungan baik dengan orang-orang yang mereka cintai semasa hidup. Dengan demikian, silaturahmi kepada sahabat orang tua menjadi perpanjangan dari doa dan bakti kita kepada mereka.
Mengunjungi sahabat dekat orang tua saat Lebaran juga membawa banyak manfaat. Selain menjaga hubungan baik yang penuh keberkahan, hal ini juga menjadi sarana untuk mengenang kebaikan orang tua, memperluas jaringan silaturahmi, dan menumbuhkan rasa kasih sayang antar sesama. Dalam Islam, silaturahmi tidak hanya memperpanjang umur dan melapangkan rezeki, tetapi juga memperkuat ukhuwah dan persaudaraan.
Di sisi lain, sikap ini juga menjadi cerminan akhlak seorang anak yang shalih. Tidak sedikit sahabat orang tua yang merasa dihargai dan diperhatikan ketika anak dari sahabat mereka datang berkunjung. Hal ini menumbuhkan kebahagiaan tersendiri, sekaligus menjadi doa kebaikan yang terus mengalir bagi orang tua yang telah wafat. Inilah keindahan Islam yang mengajarkan bahwa kebaikan tidak berhenti pada satu generasi saja.
Pada akhirnya, mengunjungi sahabat dekat orang tua saat Lebaran bukan sekadar tradisi sosial, tetapi bagian dari ibadah yang memiliki dasar kuat dalam syariat. Dengan niat yang tulus karena Allah, perbuatan sederhana ini bisa menjadi jalan pahala dan keberkahan yang luas. Inilah wujud nyata bahwa berbakti kepada orang tua tidak berhenti di liang lahat, tetapi terus hidup melalui amal kebaikan anak-anaknya.