• KEISLAMAN

Pengertian Zakat Fitrah dalam Islam

Yahya Sukamdani | Senin, 16/03/2026
Pengertian Zakat Fitrah dalam Islam Ilustrasi foto penyaluran zakat

Terasmuslim.com - Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ibadah ini menjadi salah satu syariat penting dalam Islam yang berkaitan langsung dengan penyempurnaan ibadah puasa Ramadhan. Secara bahasa, kata fitrah memiliki makna kesucian atau keadaan asal manusia yang bersih. Karena itu, zakat fitrah dimaksudkan sebagai sarana untuk membersihkan diri setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Dalam pengertian syariat, zakat fitrah adalah sejumlah makanan pokok yang wajib dikeluarkan oleh seorang Muslim untuk dirinya dan orang-orang yang menjadi tanggungannya. Besarnya zakat fitrah yang ditetapkan dalam hadis Nabi adalah satu sha’, yang setara dengan sekitar 2,5 hingga 3 kilogram makanan pokok seperti beras, gandum, kurma, atau bahan pokok lainnya sesuai kebiasaan masyarakat setempat.

Dasar kewajiban zakat fitrah dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma. Ia berkata bahwa Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, merdeka maupun hamba sahaya. Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim ini menjadi landasan kuat bahwa zakat fitrah adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan oleh umat Islam yang mampu.

Selain hadis, nilai zakat juga ditegaskan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman, “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka” (QS. At-Taubah: 103). Ayat ini menunjukkan bahwa zakat memiliki fungsi spiritual yaitu membersihkan jiwa manusia dari sifat kikir, sekaligus menyucikan harta yang dimilikinya.

Hikmah zakat fitrah tidak hanya dirasakan oleh orang yang menunaikannya, tetapi juga oleh masyarakat luas. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa zakat fitrah menjadi penyuci bagi orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia dan perbuatan yang tidak pantas. Di sisi lain, zakat ini juga menjadi makanan bagi orang-orang miskin agar mereka dapat merasakan kebahagiaan di hari raya Idul Fitri.

Dengan demikian, pengertian zakat fitrah dalam Islam bukan sekadar kewajiban memberikan sebagian harta, tetapi merupakan ibadah yang mengandung makna spiritual dan sosial yang mendalam. Zakat fitrah menjadi sarana membersihkan jiwa, menyempurnakan ibadah puasa, serta memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian di tengah kehidupan umat Islam.