Ilustrasi foto memilih haji atau umrah
Terasmuslim.com - Dalam Islam, haji adalah rukun Islam yang wajib dilakukan sekali seumur hidup bagi yang mampu, sedangkan umrah merupakan ibadah sunnah yang bisa dilakukan kapan saja. Banyak jamaah yang bertanya, apakah sebaiknya menunaikan haji dulu baru umrah, atau justru umrah terlebih dahulu. Untuk menentukan urutan ini, penting memahami dasar hukum dan keutamaan masing-masing ibadah.
Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 97 menegaskan kewajiban haji: “Dan hendaklah mereka menyempurnakan ibadah haji…” Artinya, bagi yang memenuhi syarat mampu, haji wajib menjadi prioritas utama. Sedangkan umrah bersifat sunnah dan tidak menggantikan kewajiban haji. Karena itu, ulama umumnya menyarankan menunaikan haji terlebih dahulu jika waktu dan kemampuan memadai.
Hadits Rasulullah SAW juga menunjukkan pentingnya menunaikan haji wajib terlebih dahulu. Dalam riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi bersabda bahwa setiap muslim wajib menunaikan haji sekali seumur hidup jika mampu. Umrah bisa dilakukan kapan saja, baik sebelum, sesudah, maupun di luar musim haji. Oleh karena itu, prioritas ibadah adalah haji wajib bagi yang belum melaksanakannya.
Namun dalam praktik, beberapa orang melakukan umrah sebelum haji. Hal ini diperbolehkan dan tidak mengurangi pahala, bahkan bisa menjadi persiapan spiritual dan fisik sebelum menunaikan haji. Umrah bisa membantu jamaah memahami ritual, menjaga stamina, dan memantapkan niat sebelum menunaikan haji wajib yang lebih kompleks.
Selain itu, ada kalanya kondisi finansial atau kuota haji membuat seseorang memilih umrah terlebih dahulu. Islam memberikan kelonggaran dalam urutan ibadah, selama haji wajib tetap menjadi prioritas ketika kesempatan sudah tersedia. Yang penting adalah niat ikhlas dan mempersiapkan ibadah dengan benar agar diterima Allah.
Kesimpulannya, sebaiknya haji wajib didahulukan sebelum umrah jika memenuhi syarat mampu. Namun, melakukan umrah dahulu juga diperbolehkan sebagai persiapan spiritual. Prinsip utama adalah memastikan niat yang tulus, mengikuti manasik dengan benar, dan menjaga kualitas ibadah agar haji dan umrah menjadi pengalaman yang membawa keberkahan dan pahala maksimal bagi seorang muslim.