• KEISLAMAN

Belajar adalah Kewajiban Seumur Hidup bagi Setiap Muslim

Yahya Sukamdani | Selasa, 17/02/2026
Belajar adalah Kewajiban Seumur Hidup bagi Setiap Muslim Ilustrasi foto belajar ilmu

Terasmuslim.com - Belajar bukan sekadar aktivitas akademik, melainkan kewajiban iman bagi setiap muslim. Islam memandang ilmu sebagai cahaya yang membimbing manusia menuju kebenaran dan ketakwaan. Sejak wahyu pertama diturunkan, pesan Islam sudah menegaskan bahwa kebangkitan umat dimulai dari kesadaran untuk belajar, memahami, dan mengamalkan ilmu dalam seluruh aspek kehidupan.

Dalil paling mendasar tentang kewajiban belajar termaktub dalam wahyu pertama Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu perintah iqra’ (bacalah). Dalam Al-Qur’an Surah Al-‘Alaq ayat 1–5, Allah menegaskan bahwa membaca dan belajar adalah jalan mengenal Rabb dan memahami kehidupan. Ini menunjukkan bahwa seorang muslim tidak boleh berhenti menuntut ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

Rasulullah SAW pun menegaskan urgensi menuntut ilmu dalam banyak hadits. Salah satunya, “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah). Dalam riwayat lain yang tercantum dalam Shahih Muslim, Nabi SAW menjelaskan bahwa siapa saja yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga. Hadits ini menegaskan bahwa belajar adalah investasi akhirat, bukan sekadar kepentingan dunia.

Lebih jauh, Islam memuliakan orang-orang berilmu dengan derajat yang tinggi. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11 bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat. Ini menjadi isyarat bahwa kemuliaan seorang muslim tidak diukur dari harta atau jabatan, melainkan dari ilmu yang membentuk iman dan akhlaknya.

Dalam konteks kehidupan modern, kewajiban belajar menjadi semakin relevan. Tantangan zaman, derasnya arus informasi, dan munculnya berbagai pemikiran menyimpang menuntut muslim untuk memiliki ilmu yang kokoh. Tanpa bekal ilmu, seorang muslim mudah terombang-ambing oleh syubhat, hoaks, dan pemahaman yang menyesatkan, bahkan bisa jauh dari nilai-nilai Islam itu sendiri.

Akhirnya, belajar bagi seorang muslim adalah proses seumur hidup. Selama napas masih berhembus, selama akal masih diberi kemampuan berpikir, kewajiban menuntut ilmu tidak pernah gugur. Dengan ilmu, iman terjaga; dengan ilmu, ibadah menjadi benar; dan dengan ilmu pula, peradaban Islam dapat bangkit kembali sebagai rahmat bagi seluruh alam.