Ilustrasi foto muhasabah diri menjelang Ramadhan
Terasmuslim.com - Dekatnya bulan Ramadhan sering menghadirkan rasa haru dalam hati seorang mukmin. Seakan baru saja kita melepasnya, kini ia kembali menyapa. Namun di balik kebahagiaan itu, ada kesadaran mendalam: bertambahnya satu Ramadhan berarti berkurangnya jatah usia. Waktu terus berjalan, dan setiap detiknya mendekatkan manusia pada pertemuan dengan Allah. Inilah momen muhasabah, menilai kembali amal dan kesiapan diri.
Allah mengingatkan dalam Al-Qur`an, “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok” (QS. Al-Hasyr: 18). Ayat ini menegaskan pentingnya evaluasi diri sebelum datangnya hari akhir. Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki kekurangan, menambal kelalaian, dan memperbanyak bekal amal saleh.
Rasulullah SAW dan para sahabat begitu merindukan Ramadhan. Mereka berdoa agar dipertemukan kembali dengan bulan penuh rahmat tersebut dalam keadaan iman dan keselamatan. Doa, “Ya Allah, sampaikanlah kami kepada Ramadhan,” menjadi ungkapan harap agar usia masih diberi kesempatan meraih ampunan dan keberkahan. Sebab tidak semua orang yang menanti Ramadhan tahun lalu dapat kembali menemuinya.
Gema suara imam tarawih, lantunan ayat-ayat Al-Qur’an, serta malam-malam penuh doa adalah kenangan ruhani yang membekas. Namun Islam tidak menghendaki kenangan itu hanya menjadi nostalgia. Ramadhan harus disambut dengan persiapan iman: membersihkan hati dari dengki, memperbaiki shalat, memperbanyak istighfar, dan meluruskan niat agar ibadah tidak sekadar rutinitas tahunan.
Pada akhirnya, dekatnya Ramadhan adalah tanda kasih sayang Allah sekaligus pengingat kefanaan usia. Ia datang membawa peluang pengampunan dan peningkatan derajat. Maka pantaslah seorang hamba berdoa, “Ya Allah, sampaikanlah kami kepadanya dalam keamanan dan ketenteraman. Perbaikilah amalan kami dan bimbinglah lisan kami menuju kebenaran.” Sebab Ramadhan bukan hanya bulan ibadah, tetapi momentum memperbarui arah hidup menuju ridha-Nya.