• KEISLAMAN

Apa yang Pantas Kita Sombongkan?

Yahya Sukamdani | Kamis, 05/02/2026
Apa yang Pantas Kita Sombongkan? Ilustrasi foto lubang kubur

Terasmuslim.com - Pada hakikatnya, tidak ada satu pun yang pantas disombongkan oleh manusia. Segala kelebihan yang dimiliki baik harta, jabatan, ilmu, maupun keturunan semuanya adalah karunia Allah SWT. Allah berfirman, “Apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya)” (QS. An-Nahl: 53). Kesombongan muncul ketika manusia lupa bahwa dirinya lemah dan seluruh yang ia miliki dapat dicabut kapan saja oleh Allah.

Islam dengan tegas melarang sifat sombong karena kesombongan adalah sebab kebinasaan. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri” (QS. Luqman: 18). Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walau sebesar biji sawi” (HR. Muslim). Hadits ini menunjukkan bahwa kesombongan sekecil apa pun dapat menghalangi seseorang dari rahmat Allah.

Jika pun manusia ingin merasa bangga, maka yang pantas dibanggakan hanyalah ketaatan dan ketundukan kepada Allah, itu pun bukan dengan menyombongkan diri, melainkan dengan bersyukur dan merendahkan hati. Allah SWT berfirman, “Adapun dengan nikmat Rabb-mu, maka ceritakanlah” (QS. Ad-Dhuha: 11), yakni dalam rangka syukur, bukan pamer atau takabbur. Rasulullah SAW sendiri adalah manusia paling mulia, namun beliau adalah yang paling tawadhu’ dalam sikap dan perbuatannya.

Allah SWT mengingatkan bahwa ukuran kemuliaan di sisi-Nya bukanlah duniawi, melainkan ketakwaan. “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa” (QS. Al-Hujurat: 13). Maka, tidak ada yang pantas kita sombongkan kecuali rasa takut kepada Allah dan harapan akan rahmat-Nya. Itupun harus melahirkan kerendahan hati, bukan keangkuhan. Seorang mukmin sejati justru semakin rendah hatinya ketika semakin dekat dengan Allah.