• KEISLAMAN

Jangan Tunggu Tua, Menunda Taubat Termasuk Dosa

Yahya Sukamdani | Selasa, 03/02/2026
Jangan Tunggu Tua, Menunda Taubat Termasuk Dosa Kisah seorang pendosa yang taubat dan diabadikan dalam hadis Nabi Muhammad SAW (Foto: Ilustrasi AI)

Terasmuslim.com - Banyak orang memahami taubat sebatas meninggalkan dosa, namun tidak menyadari bahwa menunda taubat itu sendiri adalah bentuk dosa. Islam mengajarkan agar seorang hamba segera kembali kepada Allah tanpa menunggu usia tua, sakit, atau musibah datang. Karena kematian bisa datang kapan saja, menunda taubat berarti mempertaruhkan keselamatan akhirat.

Allah SWT berfirman:

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi.”
(QS. Ali ‘Imran: 133).
Ayat ini adalah perintah untuk segera, bukan nanti atau menunggu waktu tertentu.

Dalam ayat lain, Allah SWT menegaskan:

“Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan karena kejahilan, kemudian mereka bertaubat dengan segera.”
(QS. An-Nisa: 17).
Para ulama menjelaskan bahwa menunda taubat tanpa uzur termasuk tidak termasuk dalam kategori ‘segera’ yang Allah sebutkan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah, karena sesungguhnya aku bertaubat kepada Allah seratus kali dalam sehari.”
(HR. Muslim).
Jika Rasulullah SAW yang maksum saja bersegera dalam taubat, maka menunda taubat bagi manusia yang penuh dosa adalah kelalaian besar.

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba selama nyawanya belum sampai di tenggorokan.”
(HR. Tirmidzi, dinyatakan hasan).
Hadis ini menjadi peringatan keras bahwa kesempatan taubat sangat terbatas, dan siapa yang menunda berarti mengambil risiko besar.

Menunda taubat juga menunjukkan sikap meremehkan dosa dan merasa aman dari azab Allah. Padahal Allah SWT berfirman:

“Apakah mereka merasa aman dari azab Allah? Tidaklah merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.”
(QS. Al-A’raf: 99).

Kesimpulannya, menunda taubat adalah dosa tersendiri karena berarti menunda ketaatan yang diwajibkan Allah. Taubat adalah kewajiban yang harus disegerakan, bukan ditunda. Tidak ada jaminan usia, kesehatan, dan kesempatan esok hari. Orang yang cerdas adalah yang bertaubat hari ini, sebelum pintu taubat tertutup selamanya.