Ilustrasi hewan peliharaan
Terasmuslim.com - Islam adalah agama rahmat bagi seluruh alam, termasuk terhadap hewan. Rasulullah SAW sebagai pembawa risalah Islam telah memberikan teladan nyata tentang akhlak mulia dalam memperlakukan hewan, baik hewan peliharaan, ternak, maupun hewan liar. Sikap lembut dan penuh kasih ini bukan sekadar etika sosial, tetapi bagian dari keimanan.
Allah SWT berfirman:
“Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.”
(QS. Al-Anbiya: 107).
Ayat ini menegaskan bahwa rahmat Rasulullah SAW mencakup seluruh makhluk hidup, bukan hanya manusia.
Dalam sebuah hadis sahih, Rasulullah SAW menceritakan tentang seorang wanita yang disiksa karena menyiksa seekor kucing:
“Seorang wanita disiksa karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Ia tidak memberinya makan dan tidak pula membiarkannya mencari makan sendiri.”
(HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menjadi peringatan keras bahwa kezaliman terhadap hewan bisa menjadi sebab azab.
Sebaliknya, Rasulullah SAW juga menyebutkan kisah seorang lelaki yang diampuni dosanya karena menolong seekor anjing kehausan:
“Seorang lelaki melihat seekor anjing kehausan, lalu ia turun ke sumur dan memberinya minum. Maka Allah mengampuni dosanya.”
(HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menunjukkan bahwa berbuat baik kepada hewan adalah amalan yang bernilai pahala besar.
Rasulullah SAW juga melarang menjadikan hewan sebagai sasaran permainan atau menyiksanya tanpa alasan yang dibenarkan. Beliau bersabda:
“Janganlah kalian menjadikan sesuatu yang bernyawa sebagai sasaran.”
(HR. Muslim).
Ini menunjukkan bahwa Islam melarang segala bentuk kekerasan terhadap hewan.
Dalam praktik sehari-hari, Nabi SAW juga mencontohkan kasih sayang terhadap hewan. Ketika melihat seekor unta yang kurus dan menangis, beliau menegur pemiliknya:
“Tidakkah engkau bertakwa kepada Allah terhadap hewan ini yang telah Allah jadikan di bawah kekuasaanmu?”
(HR. Abu Dawud, dinilai sahih).
Hadis ini menunjukkan bahwa hewan memiliki hak untuk diperlakukan dengan baik.
Kesimpulannya, akhlak Nabi Muhammad SAW terhadap hewan adalah bagian dari kesempurnaan iman. Islam mengajarkan keseimbangan antara pemanfaatan hewan dan kasih sayang terhadapnya. Siapa yang meneladani akhlak Nabi SAW dalam memperlakukan hewan, berarti ia telah mengamalkan rahmat Islam secara nyata dalam kehidupan.