• KEISLAMAN

Gelisah Karena Belum Sholat

Yahya Sukamdani | Rabu, 21/01/2026
Gelisah Karena Belum Sholat Ilustrasi foto gelisah belum shalat

Terasmuslim.com - Salah satu nikmat besar yang sering luput disyukuri adalah gelisahnya hati ketika belum menunaikan sholat. Rasa gelisah ini menunjukkan bahwa hati masih hidup, belum mati oleh kelalaian. Allah berfirman, “Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar” (QS. Al-‘Ankabut: 45). Ketika sholat ditinggalkan lalu hati merasa tidak tenang, itu pertanda bahwa sholat masih memiliki tempat penting dalam jiwa seorang hamba.

Rasulullah ﷺ menggambarkan sholat sebagai penyejuk hati. Beliau bersabda, “Wahai Bilal, tegakkanlah sholat, istirahatkan kami dengannya” (HR. Abu Dawud). Hadis ini menunjukkan bahwa sholat bukan beban, tetapi sumber ketenangan. Maka sebaliknya, ketika sholat belum ditunaikan, wajar jika hati merasa sempit dan resah, karena ia kehilangan sumber ketenteramannya.

Gelisah karena belum sholat juga merupakan bentuk peringatan lembut dari Allah agar seorang hamba segera kembali. Allah berfirman, “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk khusyuk hati mereka mengingat Allah?” (QS. Al-Hadid: 16). Ayat ini mengisyaratkan bahwa kekerasan hati adalah tanda bahaya, sementara rasa gelisah justru merupakan tanda rahmat, karena Allah masih menegur dan memanggil hamba-Nya dengan lembut.

Karena itu, paksa diri untuk tetap menjaga sholat, meski awalnya terasa berat. Konsistensi akan melahirkan cinta, dan cinta akan melahirkan kerinduan. Hingga suatu saat, bukan lagi tubuh yang dipaksa menuju sholat, tetapi hati yang gelisah jika ia ditinggalkan. Inilah nikmat iman yang sejati: ketika ketaatan menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.