• KEISLAMAN

Umur adalah Modal Utama di Dunia

Yahya Sukamdani | Selasa, 20/01/2026
Umur adalah Modal Utama di Dunia Ilustrasi foto tentang umur

Terasmuslim.com - Dalam Islam, umur merupakan modal terbesar yang Allah ﷻ titipkan kepada setiap manusia. Seluruh amal, kebaikan, dan keburukan hanya bisa dilakukan selama usia masih tersisa. Allah ﷻ menegaskan tentang nilai waktu dan umur dalam firman-Nya: “Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih…” (QS. Al-‘Ashr: 1–3). Ayat ini menunjukkan bahwa kerugian hakiki bukan pada harta atau kekuasaan, tetapi pada umur yang habis tanpa iman dan amal.

Rasulullah ﷺ juga menegaskan bahwa umur adalah amanah yang akan dihisab secara khusus. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, beliau bersabda: “Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang umurnya, untuk apa ia habiskan…” Hadits ini menunjukkan bahwa umur bukan sekadar berlalu, tetapi akan dimintai pertanggungjawaban secara rinci. Setiap hari yang terlewati adalah bagian dari modal hidup yang tidak mungkin kembali.

Al-Qur’an juga mengingatkan manusia agar tidak tertipu dengan panjang angan-angan dan merasa aman dari kematian. Allah ﷻ berfirman: “Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu…” (QS. Al-Munafiqun: 10). Ayat ini menjadi peringatan bahwa waktu hidup sangat terbatas, dan penyesalan selalu datang ketika umur telah sampai pada batas akhirnya.

Oleh karena itu, orang beriman memanfaatkan umurnya dengan amal shalih, menuntut ilmu, berdakwah, dan memperbaiki akhlak. Para ulama salaf bahkan menangisi waktu yang terbuang tanpa ketaatan. Hasan Al-Bashri رحمه الله berkata, “Wahai anak Adam, sesungguhnya engkau hanyalah kumpulan hari. Setiap kali satu hari berlalu, maka sebagian dari dirimu telah pergi.” Kesadaran inilah yang menjadikan umur sebagai modal utama menuju keselamatan dunia dan akhirat.