Ilustrasi foto jamaah sakit
Terasmuslim.com - Menjaga fisik dan kesehatan sebelum berangkat umrah dan haji merupakan bagian dari ikhtiar yang diperintahkan Islam. Ibadah ini menuntut stamina tinggi karena melibatkan perjalanan jauh dan aktivitas fisik yang padat. Allah ﷻ berfirman: “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu ke dalam kebinasaan” (QS. Al-Baqarah: 195), yang menjadi dasar kewajiban menjaga keselamatan dan kesehatan diri.
Rasulullah ﷺ menegaskan pentingnya kesehatan sebagai nikmat besar dalam hadits: “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya: kesehatan dan waktu luang” (HR. Bukhari). Jamaah yang sehat akan lebih mampu melaksanakan thawaf, sa’i, dan ibadah lainnya dengan penuh kekhusyukan tanpa banyak hambatan.
Menjaga kesehatan juga merupakan bentuk amanah terhadap tubuh. Nabi ﷺ bersabda: “Sesungguhnya tubuhmu memiliki hak atasmu” (HR. Bukhari dan Muslim). Karena itu, pemeriksaan kesehatan, menjaga pola makan, istirahat cukup, dan persiapan fisik menjadi bagian dari ketaatan kepada Allah.
Dengan fisik yang terjaga, ibadah umrah dan haji dapat dilakukan secara optimal. Ikhtiar menjaga kesehatan bukan hanya urusan dunia, tetapi sarana agar ibadah lebih sempurna dan mendekatkan diri kepada Allah ﷻ.