• KEISLAMAN

Larangan Duduk di Atas Kuburan, Peringatan Rasulullah demi Menjaga Adab dan Akidah Umat

Yahya Sukamdani | Selasa, 09/12/2025
Larangan Duduk di Atas Kuburan, Peringatan Rasulullah demi Menjaga Adab dan Akidah Umat Ilustrasi duduk di kuburan

Terasmuslim.com - Islam mengajarkan adab yang tinggi terkait ziarah kubur, termasuk larangan menginjak, duduk, atau melakukan tindakan yang tidak menghormati makam. Meski Al-Qur’an tidak menyebutkan larangan ini secara langsung, prinsip menghormati manusia bahkan setelah wafat ditunjukkan dalam banyak ayat, seperti QS. Al-Isra:70 tentang kemuliaan anak Adam. Karenanya, kuburan bukan tempat untuk bersantai atau dijadikan tempat duduk, melainkan tempat mengambil pelajaran dan mengingat kematian.

Dalam hadis sahih, Rasulullah ﷺ bersabda: “Sungguh, jika salah seorang dari kalian duduk di atas bara api hingga membakar pakaiannya dan menyentuh kulitnya, itu lebih baik daripada duduk di atas kuburan.” (HR. Muslim). Hadis ini menunjukkan betapa kerasnya larangan tersebut. Ulama menjelaskan bahwa duduk di atas kubur dapat merendahkan kehormatan jenazah serta membuka pintu-pintu perbuatan yang tidak pantas di lingkungan pemakaman.

Larangan ini juga bertujuan menjaga akidah agar umat tidak melakukan tindakan yang menyerupai pengagungan terhadap kuburan yang dapat menjerumuskan pada syirik. Nabi ﷺ sangat tegas dalam menjaga umat dari perbuatan yang menyerupai penyembahan kubur, sebagaimana sabdanya: “Janganlah kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat perayaan.” (HR. Abu Dawud). Dengan demikian, menjaga adab terhadap kubur sejatinya adalah menjaga kemurnian tauhid.

Selain aspek akidah, larangan duduk di atas kuburan juga mengandung nilai etika dan kemanusiaan. Kubur adalah tempat peristirahatan seseorang setelah wafat, dan adab ziarah mengajarkan ketundukan hati, doa, serta rasa hormat. Umat Islam diperintahkan mendoakan ahli kubur sebagaimana tuntunan Nabi ﷺ dalam hadis ziarah kubur yang terkenal: “Assalāmu ‘alaikum ahlad diyāri...” Dengan menjaga adab saat berziarah, seorang muslim bukan hanya menunjukkan rasa hormat, tetapi juga menjaga kesucian tempat yang mengingatkan manusia pada akhirat.