• KEISLAMAN

Larangan Ketika Sujud dalam Shalat

Yahya Sukamdani | Minggu, 30/11/2025
Larangan Ketika Sujud dalam Shalat Ilustrasi foto shalat berjamaah

Terasmuslim.com - Sujud adalah momen terdekat seorang hamba dengan Allah sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, “Keadaan terdekat seorang hamba kepada Rabb-nya adalah ketika ia bersujud.” (HR. Muslim). Karena kedudukannya sangat mulia, Islam memberikan adab dan batasan yang tidak boleh dilanggar saat bersujud. Di antara larangan tersebut adalah tidak meletakkan anggota sujud dengan benar, seperti tidak menempelkan dahi atau menahan bagian tubuh dari menyentuh tanah, karena Rasulullah menegaskan kewajiban bersujud di atas tujuh anggota sujud (HR. Bukhari dan Muslim).

Larangan lainnya adalah menyerupai sujudnya hewan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Janganlah kalian turun sujud seperti turunnya unta.” (HR. Abu Dawud). Para ulama menjelaskan bahwa maksudnya adalah tidak menjatuhkan diri secara kasar atau menekuk tangan seperti unta. Sujud harus dilakukan dengan penuh ketenangan, tidak terburu-buru, dan mengikuti tata cara yang diajarkan oleh Nabi. Sikap tenang ini juga diperkuat oleh perintah Al-Qur’an dalam QS. Al-Mu’minun:1–2 tentang pentingnya kekhusyukan dalam shalat.

Selain itu, dilarang menempelkan lengan ke lantai seperti anjing. Nabi SAW bersabda, “Luruskan sujud kalian dan jangan bentangkan lengan seperti anjing.” (HR. Bukhari). Meletakkan kedua lengan menempel ke tanah menunjukkan ketidaksopanan dalam shalat dan mengurangi kesempurnaan ibadah. Cara yang benar adalah mengangkat siku dari lantai dan merapatkan anggota badan secara wajar, menunjukkan penghormatan kepada Allah.

Terakhir, tidak diperbolehkan membaca doa selain doa sujud yang diajarkan sunnah. Pada posisi ini, doa utama adalah memuji Allah dan memohon ampunan, sebagaimana petunjuk Nabi SAW: “Perbanyaklah doa ketika sujud.” (HR. Muslim). Sujud bukan tempat untuk obrolan dunia atau bacaan yang tidak layak dalam shalat. Menjaga adab sujud menunjukkan kesempurnaan ibadah dan kesiapan hati untuk mendekat kepada Allah dengan penuh ketundukan.