Ilustrasi shalat istikharah
Terasmuslim.com - Dalam kehidupan, setiap manusia pasti dihadapkan pada pilihan baik urusan pekerjaan, jodoh, maupun keputusan penting lainnya. Islam memberikan tuntunan indah melalui shalat istikharah, sebagai sarana meminta petunjuk langsung dari Allah Ta’ala agar hati kita diarahkan pada pilihan terbaik. Namun, banyak yang bertanya: bagaimana cara mengetahui jawaban dari istikharah?
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Dan Rabbmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka.”
(QS. Al-Qashash: 68)
Ayat ini menegaskan bahwa hak memilih yang terbaik adalah milik Allah. Sementara manusia diminta untuk berdoa dan berserah diri setelah berusaha. Dalam konteks inilah istikharah menjadi bentuk penyerahan hati terhadap keputusan Allah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Apabila salah seorang di antara kalian berniat untuk melakukan suatu urusan, maka hendaklah ia shalat dua rakaat yang bukan shalat wajib, kemudian berdoalah…”
(HR. Al-Bukhari no. 1162)
Doa istikharah mengandung makna permohonan agar Allah memilihkan yang terbaik untuk dunia dan akhirat, serta menjauhkan jika perkara itu buruk bagi keduanya.
Banyak yang mengira hasil istikharah akan datang melalui mimpi tertentu, padahal jawaban istikharah bukan semata melalui mimpi, melainkan melalui ketenangan hati dan kemudahan jalan.
Ulama menjelaskan bahwa tanda istikharah diterima adalah:
Sebaliknya, jika setelah istikharah hati terasa sempit, ragu, atau muncul halangan bertubi-tubi, maka itu isyarat agar meninggalkan pilihan tersebut.
Istikharah sejatinya bukan tentang mencari “tanda” di luar diri, melainkan menyerahkan hati agar Allah yang mengarahkan. Seorang mukmin yakin bahwa apa pun hasil akhirnya, itu adalah keputusan terbaik dari Allah.