Ilustrasi - ini doa yang diajarkan dalam Islam untuk melindungi rumah Anda dari makhluk gaib (Foto: Ist)
Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam kehidupan sehari-hari, rumah kita tak hanya menjadi tempat tinggal fisik, tetapi juga ruang spiritual di mana kita membutuhkan perlindungan dari gangguan makhluk gaib ataupun kejahatan manusia.
Berdasarkan ajaran Islam, ada bacaan dan doa-yang dapat dijadikan benteng bagi rumah serta penghuninya agar senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Berikut beberapa doa yang bisa diamalkan.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَحْفِظُكَ وَنَسْتُودِعُكَ دِينَنَا وَأَنْفُسَنَا وَأَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا وَأَمْوَالَنَا وَكُلَّ شَيْءٍ أَعْطَيْتَنَا.
اللّهُمَّ اجْعَلْنَا فِي كَنْفِكَ وَأَمَانِكَ وَجِوَارِكَ وَعِیَاذِكَ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ مَّارِدٍ وَجَبَّارٍ عَنِیدٍ وَذِي عَيْنٍ وَذِي بَغْیٍ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ ذِي شَرٍّ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِیرٌ
Allâhumma innâ nastahfidhuka wa nastaudi‘uka dînanâ wa anfusanâ wa ahlanâ wa awlâdanâ wa amwâlanâ wa kullasy-syai’in a‘thaïtânâ.
Allâhummaj ‘alnâ fî kanfika wa amânika wa jiwârika wa ‘iyâdzika min kulli syaithânin mâridin wa jabbârin ‘anîdin wa dzi ‘ainin wa dzi baghyin wa min syarri kulli dzi syarrin innaka ‘alâ kulli sy-syai’in qadîr.
“Ya Allah, sesungguhnya kami memohon penjagaan-Mu dan menitipkan kepada-Mu agama kami, diri kami, keluarga kami, anak-anak kami, harta kami, dan segala sesuatu yang Engkau telah berikan kepada kami. Ya Allah, jadikanlah kami dalam lindungan-Mu, keamanan-Mu, perlindungan-Mu dan naungan-Mu dari setiap setan yang memberontak, dari orang yang zalim dan keras hati, dari orang yang punya mata penuh iri dan dari orang yang berbuat aniaya; dan dari kejahatan siapa pun yang punya kejahatan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” Liputan6
Doa Pilihan Lain untuk Perlindungan Rumah
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ. detikcom+1
A‘ûdzu bi kalimâtillâh it-tâmâtillatî lâ yujâwizuhunna barrun wa lâ fâjirun, min syarri mâ khalaq, wa min syarri mâ yanzilu mina s-samâ’i, wa min syarri mâ ya‘ruju fîhâ, wa min syarri mâ dzara’a fil-ardhi, wa min syarri mâ yakhruju minhâ, wa min syarri fitanil-laili wan-nahâr, wa min syarri kulli thâriqin illâ thâriqan yathruqu bi khoirin, yâ Rahmân.
“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, yang tidak dapat dilampaui oleh kebajikan ataupun kejahatan, dari kejahatan makhluk-Nya, dari kejahatan yang turun dari langit, dari kejahatan yang naik ke langit, dari kejahatan yang Dia ciptakan di bumi, dari kejahatan yang keluar dari bumi, dari kejahatan fitnah siang dan malam, dan dari kejahatan setiap jalan, kecuali jalan yang membawa kebaikan, ya Rahmân.”
Membaca kedua bacaan di atas secara rutin di rumah—misalnya saat memasuki rumah, sebelum tidur, atau ketika merasa ada gangguan—dipandang sebagai ikhtiar yang dianjurkan oleh para ulama untuk menjaga hunian dari gangguan makhluk gaib maupun manusia.
Beberapa hal pendukung yang juga disarankan antara lain: membaca Surah Al-Baqarah secara keseluruhan, membaca Surah Al-Falaq dan An-Nâs secara rutin, menjaga kebersihan rumah, mengucap “Bismillah” kapan pun memasuki rumah, dan memelihara adab baik antar penghuni rumah.
Dengan melakukan amalan-amalan ini dengan niat ikhlas karena Allah, diharapkan rumah menjadi tempat yang tenang, penuh keberkahan, dan terlindungi dari gangguan kasat mata maupun gaib.