Ilustrasi - Al-Qur`an (Foto: ISTIMEWA)
Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam mushaf Al-Qur`an, hampir setiap surat diawali dengan kalimat Bismillahirrahmanirrahim, kecuali satu surat, yaitu Surat At-Taubah. Hal ini sering menimbulkan pertanyaan di kalangan umat Islam: mengapa surat ke-9 tersebut tidak memiliki basmalah di awalnya?
Para ulama memiliki beberapa penjelasan. Pendapat yang paling masyhur menyebutkan bahwa Surat At-Taubah merupakan lanjutan dari Surat Al-Anfal, sehingga tidak dipisahkan dengan basmalah.
Keduanya membahas tema yang berdekatan, yaitu soal peperangan, perjanjian, dan sikap kaum muslimin terhadap orang-orang kafir.
Alasan lain adalah karena isi Surat At-Taubah bersifat tegas, penuh peringatan keras, bahkan mengandung deklarasi pemutusan hubungan dengan kaum musyrikin.
Menurut ulama tafsir, sifat ayat-ayatnya yang menekankan ancaman dan ultimatum tidak sesuai dengan nuansa kasih sayang yang terkandung dalam bacaan Bismillahirrahmanirrahim.
Riwayat dari sahabat Usman bin Affan RA juga menjelaskan, ketika menyusun mushaf Al-Qur`an, para sahabat sepakat tidak menambahkan basmalah di awal Surat At-Taubah, karena Rasulullah SAW pun tidak pernah membacakannya dengan basmalah saat menurunkannya.
Meski demikian, para ulama tetap menegaskan bahwa ketiadaan basmalah di awal Surat At-Taubah bukan berarti basmalah tidak penting. Basmalah tetap menjadi doa utama dalam memulai segala aktivitas, hanya saja Allah menurunkan ketentuan khusus untuk surat ini sebagai bagian dari hikmah dan ketetapan-Nya.
Dengan demikian, Surat At-Taubah tetap sah dan sempurna tanpa basmalah, dan hal ini justru menjadi pengingat bagi umat Islam akan ketegasan ajaran Islam dalam menghadapi pengkhianatan, sekaligus bukti keaslian susunan mushaf Al-Qur`an yang terjaga hingga kini.