Ilustrasi - wanita haid (Foto: Pexels/Antoni Shkraba)
Jakarta, Terasmuslim.com - Menstruasi adalah fitrah alami yang dialami setiap wanita. Hari pertama haid menandai awal siklus bulanan, dan Islam mendorong wanita untuk memperbanyak doa serta dzikir sebagai bentuk penguatan spiritual, meskipun mereka sedang tidak diwajibkan melakukan shalat dan puasa.
Doa pada hari pertama haid bertujuan untuk memohon kesehatan, kesabaran, serta keteguhan hati dalam menghadapi siklus bulanan. Doa ini juga menjadi sarana untuk mensyukuri nikmat kesehatan dan memohon perlindungan dari gangguan atau penyakit.
Salah satu doa yang dianjurkan bisa dibaca dengan lafaz:
اَللّهُمَّ أَعِنِّي وَثَبِّتْ قَلْبِي فِي مَرَضِ الْحَيْضِ وَاجْعَلْنِي قَرِيبَةً إِلَيْكَ فِي كُلِّ حَالٍ
Artinya: “Ya Allah, berikanlah aku kekuatan dan teguhkan hatiku selama masa haid, dan jadikanlah aku selalu dekat kepada-Mu dalam setiap keadaan.”
Wanita juga dianjurkan melanjutkan dengan dzikir atau shalawat atas Nabi Muhammad SAW. Aktivitas ini membantu menjaga ketenangan, memperkuat iman, serta menyadari bahwa haid adalah bagian dari fitrah ciptaan Allah SWT.
Para ulama menekankan bahwa memperbanyak doa dan dzikir selama haid tidak hanya bermanfaat secara spiritual, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melatih kesabaran, keikhlasan, dan kedekatan dengan Allah SWT.
Dengan memahami dan mengamalkan doa ini, wanita dapat menjalani hari pertama haid dengan lebih tenang, tetap terhubung dengan Allah, dan menjadikannya momen penguatan iman.