Ilustrasi pemimpin zalim
Terasmuslim.com - Dalam Islam, kedzaliman adalah perbuatan yang sangat tercela dan menjadi sebab turunnya murka Allah. Rasulullah ﷺ bersabda: “Kedzaliman itu adalah kegelapan pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menegaskan bahwa setiap bentuk kedzaliman, baik kepada diri sendiri, orang lain, maupun terhadap Allah dengan melakukan syirik, akan mendatangkan kesengsaraan di dunia dan akhirat.
Al-Qur’an berulang kali melarang perbuatan zalim. Allah berfirman: “Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat karena mereka melupakan hari perhitungan.” (QS. Shad: 26). Ayat ini menunjukkan bahwa kedzaliman lahir dari hawa nafsu yang dibiarkan tanpa kendali, dan akibatnya adalah kerugian besar di akhirat.
Bahaya kedzaliman bukan hanya merugikan pelakunya, tetapi juga menimbulkan kerusakan sosial. Rasulullah ﷺ bersabda: “Takutlah kalian terhadap doa orang yang dizalimi, karena tidak ada penghalang antara doa tersebut dengan Allah.” (HR. Bukhari). Artinya, doa orang yang dizalimi langsung menembus langit dan menjadi ancaman serius bagi pelaku zalim. Oleh karena itu, Islam menekankan keadilan, karena kezaliman adalah pintu kehancuran umat dan bangsa.