• KEISLAMAN

Lima Kitab Maulid Paling Terkenal di Indonesia

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Selasa, 09/09/2025
Lima Kitab Maulid Paling Terkenal di Indonesia Ilustrasi - berikut lima kitab Maulid yang paling populer di kalangan umat Islam Indonesia (Foto: Pexels/Necati Ömer Karpuzoğlu)

Jakarta, Terasmuslim.com - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh setiap 12 Rabiul Awal senantiasa dirayakan dengan beragam tradisi keagamaan di dunia Islam, tak terkecuali di Indonesia.

Salah satu tradisi yang begitu kental adalah pembacaan kitab Maulid, yakni karya sastra religius yang memuat kisah kelahiran Nabi, perjalanan hidup beliau, serta syair-syair pujian kepada Rasulullah SAW.

Lebih dari sekadar perayaan, kitab Maulid menjadi media dakwah untuk menumbuhkan rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Hingga kini, meskipun zaman terus berubah, tradisi membaca kitab Maulid masih lestari di tengah masyarakat. Beberapa di antaranya bahkan menjadi bacaan pokok dalam majelis taklim, pesantren, hingga perhelatan Maulid berskala besar.

Berikut lima kitab Maulid yang paling populer di kalangan umat Islam Indonesia.

Kitab Maulid ad-Diba’i

Disusun oleh Al-Hafidz Abdurrahman ad-Diba’i, kitab ini menjadi salah satu yang paling banyak dibaca di Indonesia. Isinya berupa syair dan prosa yang menggambarkan kehidupan Nabi Muhammad SAW sejak lahir hingga wafat.

Kitab Maulid al-Barzanji

Disusun oleh Ja’far al-Barzanji, kitab ini berisi kisah kelahiran Nabi dengan bahasa sastra Arab yang indah. Di Indonesia, Barzanji sangat populer dan kerap dibacakan dalam acara Maulid, akikah, hingga pernikahan.

Kitab Maulid Simtudduror

Karya Habib Ali bin Muhammad al-Habsyi ini menjadi rujukan utama dalam peringatan Maulid, terutama di kalangan habaib. Gaya bahasanya penuh dengan pujian kepada Nabi dan doa-doa keberkahan.

Kitab Maulid ad-Diba’i al-Kabir

Versi panjang dari Maulid Diba’i ini sering dipakai dalam perayaan besar. Isinya lebih rinci dalam menggambarkan sirah Nabi, dengan tambahan doa dan syair yang menyentuh hati.

Kitab Maulid al-Azab

Meski tidak sepopuler Barzanji atau Simtudduror, kitab ini tetap dibaca di beberapa daerah. Isinya menekankan pada keagungan Rasulullah dan pentingnya meneladani akhlaknya.