• KEISLAMAN

Ini Penjelasan Wanita yang Enggan Berhijab Menurut Hukum Islam

Yahya Sukamdani | Jum'at, 25/07/2025
Ini Penjelasan Wanita yang Enggan Berhijab Menurut Hukum Islam Ilustrasi hijab (Foto: Bincang Muslimah)

Terasmuslim.com - Dalam ajaran Islam, berhijab bukan sekadar pilihan gaya hidup atau simbol budaya, melainkan kewajiban syar’i yang diperintahkan langsung oleh Allah ﷻ dalam Al-Qur’an. Kewajiban menutup aurat bagi perempuan Muslimah telah ditegaskan dalam banyak ayat dan hadits, menjadikan hijab sebagai bagian penting dari ketaatan kepada Allah dan cerminan identitas keimanan.

Allah ﷻ berfirman dalam surat An-Nur ayat 31:
“Katakanlah kepada perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa tampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya...”
Ayat ini menjadi dasar yang kuat bagi kewajiban berhijab, termasuk menutupi kepala, dada, dan mengenakan pakaian yang longgar serta tidak memperlihatkan bentuk tubuh.

Dalam tafsir para ulama, seperti Imam Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa hijab adalah perintah langsung kepada perempuan beriman, bukan nasihat opsional. Karena itu, wanita yang secara sengaja menolak berhijab dengan alasan menentang perintah tersebut, dapat dikategorikan melakukan perbuatan dosa besar. Namun, jika seseorang belum berhijab karena kelemahan iman, bukan karena menolak syariat, maka ia tetap dianggap Muslimah, hanya saja imannya perlu diperkuat.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Dua golongan penghuni neraka yang belum aku lihat, salah satunya adalah wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya.” (HR. Muslim). Hadits ini menunjukkan ancaman serius bagi perempuan yang berpakaian tidak sesuai syariat, termasuk enggan menutup aurat.

Meski demikian, Islam tidak memerintahkan perubahan dengan cara kasar. Amar ma’ruf nahi munkar harus dilakukan dengan hikmah, lemah lembut, dan penuh kasih sayang. Mendorong wanita untuk berhijab harus dimulai dengan pendidikan tauhid, pemahaman akan pentingnya ketaatan, dan dukungan lingkungan yang positif.

Tidak berhijab bukan berarti seluruh amal wanita tertolak, namun menunjukkan ada sisi ketaatan yang belum disempurnakan. Islam memandang manusia sebagai makhluk yang sedang berproses. Selama masih ada iman dalam hati, pintu taubat dan perbaikan selalu terbuka lebar.

Dengan demikian, enggan berhijab dalam Islam merupakan bentuk kekurangan dalam ketaatan yang harus disadari dan diperbaiki. Bukan untuk dicaci, tetapi untuk diingatkan dan dibimbing. Karena sejatinya, berhijab adalah bentuk perlindungan, kehormatan, dan bukti cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

Keywords :