• UMRAH & HAJI

Apa Itu Tasreh dalam Umrah dan Haji, Ini Penjelasannya

Yahya Sukamdani | Jum'at, 20/06/2025
Apa Itu Tasreh dalam Umrah dan Haji, Ini Penjelasannya Ilustrasi foto aplikasi tasreh (Foto: AI)

Terasmuslim.com - Setiap musim haji atau umrah, ada satu istilah penting yang sering terdengar di kalangan jemaah: tasreh. Meski tidak sepopuler istilah ihram, thawaf, atau sa’i, namun tasreh justru menjadi syarat utama bagi jemaah yang ingin mengakses area-area suci di Tanah Suci, terutama pada masa pembatasan dan pengaturan ketat.

Secara sederhana, tasreh adalah izin resmi yang dikeluarkan oleh otoritas Arab Saudi bagi jemaah yang ingin melakukan ibadah di lokasi tertentu, pada waktu-waktu tertentu. Izin ini mencakup akses ke Masjidil Haram untuk umrah, serta wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina bagi jemaah haji. Tak hanya untuk jemaah internasional, tasreh juga diwajibkan bagi penduduk lokal dan ekspatriat yang tinggal di Arab Saudi.

Keberadaan tasreh bukan sekadar administratif. Izin ini berfungsi sebagai alat untuk mengatur jumlah jemaah, menjamin legalitas pelaksanaan ibadah, sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan di kawasan suci. Sistem ini memungkinkan pemerintah Saudi memantau pergerakan jemaah secara real-time dan mencegah kepadatan berlebih, terutama di lokasi seperti Arafah yang menjadi titik puncak ibadah haji.

Dalam beberapa tahun terakhir, terutama saat pandemi COVID-19, istilah tasreh semakin populer karena hanya jemaah dengan izin resmi inilah yang diperbolehkan melaksanakan ibadah. Aplikasi seperti Nusuk dan sebelumnya Tawakkalna menjadi platform utama untuk mengajukan tasreh secara digital.

Bagi jemaah dari luar negeri, tasreh biasanya sudah termasuk dalam paket perjalanan umrah atau haji yang diatur oleh biro travel resmi. Namun bagi warga atau pekerja di Saudi yang memiliki iqomah, tasreh harus diajukan secara mandiri sesuai jadwal dan kuota yang ditentukan pemerintah.

Dengan kata lain, tanpa tasreh, ibadah umrah atau haji tidak akan bisa dilakukan secara sah dan resmi di mata pemerintah Arab Saudi. Oleh karena itu, penting bagi setiap calon jemaah untuk memahami prosedur dan pentingnya dokumen ini sebagai bagian dari kesiapan spiritual dan administratif menuju Tanah Suci.

Keywords :