Ilustrasi kalender Dzulhijjah (Foto: AI)
Terasmuslim.com - Hari Arafah, yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah, adalah salah satu hari paling istimewa dalam kalender Islam. Bagi jamaah haji, ini adalah hari wukuf di Padang Arafah—puncak ibadah haji. Sementara bagi umat Islam di luar tanah suci, hari Arafah adalah kesempatan emas untuk memperbanyak amal saleh, doa, dan taubat.
Dalam hadis-hadis shahih, Rasulullah ﷺ menyebut hari Arafah sebagai hari paling utama untuk meraih rahmat dan ampunan Allah. Maka tidak heran jika para ulama menganjurkan berbagai amalan khusus yang dapat dilakukan pada hari ini.
Bagi yang tidak berhaji, puasa Arafah adalah ibadah paling utama. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang."
(HR. Muslim no. 1162)
Puasa ini menjadi cara cepat mendulang pahala besar dan penghapus dosa.
Hari Arafah adalah waktu paling mustajab untuk berdoa. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah."
(HR. Tirmidzi no. 3585)
Gunakan momen ini untuk berdoa untuk diri sendiri, keluarga, umat Islam, serta memohon keselamatan dunia akhirat.
Takbir mulai dikumandangkan sejak fajar 9 Dzulhijjah hingga hari-hari Tasyrik. Selain itu, dzikir seperti tahlil, tahmid, takbir, dan istighfar sangat dianjurkan.
Contoh bacaan takbir:
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallahu wallahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil hamd.
Bersedekah di hari Arafah sangat dianjurkan karena keutamaannya yang besar. Apalagi hari ini termasuk dalam 10 hari terbaik menurut Allah (HR. Bukhari).
Perbanyak shalat sunnah rawatib, shalat Dhuha, Tahajud, dan ibadah lainnya. Hari Arafah adalah saatnya memperbanyak ibadah pribadi.
Jadikan hari Arafah sebagai titik balik untuk meninggalkan dosa dan memulai hidup yang lebih taat. Allah membuka lebar pintu taubat di hari ini.
Bacaan Al-Qur’an akan mendekatkan diri pada Allah dan menambah pahala. Usahakan untuk menyisihkan waktu khusus membaca dan mentadabburi ayat-ayat-Nya.
Hari Arafah adalah anugerah istimewa dari Allah untuk umat Islam. Gunakan sebaik mungkin dengan amal saleh, doa tulus, dan penghambaan total. Bagi yang tidak berhaji, amalan-amalan ini menjadi jalan spiritual yang sangat mulia untuk mendekat kepada-Nya