• KEISLAMAN

Idul Adha Sebentar Lagi, Ini Tips Memilih Hewan Qurban Agar Tidak Kecewa dan Rugi

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Jum'at, 09/05/2025
Idul Adha Sebentar Lagi, Ini Tips Memilih Hewan Qurban Agar Tidak Kecewa dan Rugi Ilustrasi Hewan Qurban (Foto: Tempo)

Terasmuslim.com - Menjelang datangnya hari raya Idul Adha 2025, suasana khas mulai terasa di berbagai penjuru mulai dari lantunan takbir yang menggetarkan hingga geliat pasar hewan kurban yang mulai ramai diserbu pembeli. Umat Islam bersiap menunaikan ibadah kurban, mengenang keteladanan Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS.

Tingginya minat masyarakat untuk berkurban kerap memicu lonjakan transaksi di pasar hewan, baik sapi, kambing, maupun domba. Namun, masyarakat diimbau tidak tergesa-gesa dalam membeli. Pasalnya, sejumlah kasus menunjukkan hewan kurban yang diperoleh dalam kondisi tidak layak atau bahkan membawa penyakit menular, yang tentu membahayakan konsumen sekaligus beresiko menggugurkan keabsahan kurban.

Demi memastikan keamanan dan kesempurnaan ibadah, pemerintah melalui dinas peternakan dan kesehatan hewan rutin menyerukan agar masyarakat lebih berhati-hati. Harga murah tak selalu menjadi jaminan kualitas.

Berikut ini empat panduan penting untuk memilih hewan kurban yang sehat dan layak, dirangkum dari berbagai sumber terpercaya:

1. Amati Fisik Hewan dengan Cermat

Hewan kurban yang sehat tampak aktif dan berdiri tegak, dengan postur tubuh proporsional. Perhatikan kuku jika utuh, tidak pecah dan tidak terdapat luka pada pangkalnya, itu indikasi baik. Bulu hewan sebaiknya tampak bersih, berkilau alami, dan tidak menutupi luka atau penyakit kulit. Sorot mata juga bisa menjadi petunjuk: mata jernih dan tidak mengeluarkan kotoran. Cermin hidung (bagian luar lubang hidung) basah dan tidak kering juga menandakan kondisi yang prima.

2. Perhatikan Nafsu Makan

Salah satu indikator kesehatan yang paling mudah dikenali adalah pola makan. Hewan yang sehat akan menyambut makanan dengan lahap. Bila terlihat enggan makan atau tidak bereaksi saat diberi pakan, bisa jadi hewan tersebut sedang sakit atau mengalami gangguan pencernaan.

3. Tinjau Kotorannya

Cek juga kondisi kotoran hewan sebelum memutuskan membeli. Kotoran dari hewan sehat biasanya berbentuk padat namun tidak terlalu keras. Tidak berair, tidak lengket, dan tidak mengeluarkan bau menyengat yang tidak wajar. Ini menandakan sistem pencernaannya bekerja dengan baik.

4. Pastikan Ada Dokumen Kesehatan Resmi

Selain kondisi fisik, legalitas hewan kurban juga penting. Penjual yang terpercaya akan menyertakan surat keterangan sehat dari dinas terkait. Dokumen ini membuktikan bahwa hewan telah diperiksa dan dinyatakan bebas penyakit menular. Jangan ragu untuk meminta dan memeriksa surat-surat tersebut sebelum membeli.

Dengan menerapkan empat langkah sederhana ini, masyarakat diharapkan bisa berkurban dengan tenang dan sesuai tuntunan. Sebab, ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang menjaga amanah sosial dan memastikan manfaatnya bisa dirasakan banyak orang.