• KEISLAMAN

Perlu Tahu Adab Berpakaian untuk Shalat

Yahya Sukamdani | Rabu, 07/05/2025
Perlu Tahu Adab Berpakaian untuk Shalat Ilustrasi pakaian shalat

Teasmuslim.com - Adab berpakaian untuk shalat adalah bagian dari kesempurnaan ibadah seorang Muslim. Islam mengajarkan agar pakaian yang dikenakan saat shalat tidak hanya menutupi aurat, tetapi juga sesuai dengan etika dan kesopanan yang diajarkan syariat.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai adab berpakaian saat shalat:

  1. Menutup Aurat dengan Sempurna (Wajib)

Bagi laki-laki:

  • Aurat adalah dari pusar sampai lutut.
  • Namun dianjurkan mengenakan pakaian yang lebih sopan seperti baju berlengan dan sarung atau celana panjang, untuk menjaga kehormatan dan kekhusyukan.

Bagi perempuan:

  • Aurat adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
  • Dianjurkan memakai mukena, gamis longgar, jilbab besar, atau pakaian syar’i yang tidak ketat dan tidak transparan.
  1. Pakaian Bersih dan Suci
  • Wajib memastikan pakaian bebas dari najis seperti darah, air kencing, atau kotoran lainnya.
  • Bersih tidak hanya secara fisik tapi juga tidak berbau menyengat yang bisa mengganggu kekhusyukan.
  1. Pakaian yang Sopan dan Tidak Menarik Perhatian
  • Tidak memakai pakaian yang mencolok warnanya atau memiliki gambar yang mengganggu konsentrasi.
  • Tidak memakai pakaian yang ada gambar makhluk hidup (pendapat mayoritas ulama menyarankan menjauhi ini untuk menjaga adab ibadah).
  1. Tidak Memakai Pakaian Ketat atau Tipis
  • Terutama bagi wanita: meskipun aurat tertutup, pakaian tidak boleh membentuk tubuh atau tembus pandang.
  • Rasulullah ﷺ bersabda tentang wanita “berpakaian tapi telanjang” sebagai bentuk celaan (HR. Muslim).
  1. Menutup Kepala bagi Perempuan
  • Dalam shalat, rambut perempuan adalah aurat. Maka harus tertutup sempurna dengan kerudung/jilbab.
  1. Memakai Wewangian (Untuk Laki-Laki)
  • Disunnahkan bagi laki-laki memakai wewangian sebelum shalat, terutama shalat Jumat.
  • Bagi wanita, dilarang memakai parfum mencolok jika shalatnya di masjid atau di tempat umum (HR. Abu Dawud).
  1. Tidak Menyerupai Lawan Jenis
  • Laki-laki tidak boleh memakai pakaian wanita, dan sebaliknya.
  • Ini termasuk bagian dari menjaga identitas yang diridhai Allah.
  1. Tidak Memakai Pakaian dengan Unsur Syirik atau Dosa
  • Hindari pakaian bertuliskan kalimat yang bertentangan dengan akidah, simbol-simbol agama lain, atau hal-hal berbau maksiat.

Adab berpakaian saat shalat bukan sekadar soal estetika, tapi wujud penghormatan kepada Allah. Seperti halnya kita berpakaian rapi saat bertemu orang penting, maka terlebih lagi saat kita “bertemu” Rabb semesta alam dalam shalat.

Keywords :