• KEISLAMAN

Shalat Dhuha, Ibadah Sunnah yang Membawa Keberkahan dan Rezeki

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Sabtu, 08/02/2025
Shalat Dhuha, Ibadah Sunnah yang Membawa Keberkahan dan Rezeki Ilustrasi (Foto: Serambinews)

Terasmuslim.com - Shalat Dhuha merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan pada waktu dhuha, yakni saat matahari mulai naik hingga mendekati waktu zuhur. Waktu pelaksanaannya dianggap istimewa karena memiliki berbagai manfaat bagi yang mengamalkannya.

Shalat sunnah ini memiliki banyak keutamaan, di antaranya dapat menghapus dosa kecil serta mendatangkan rezeki. Dengan melaksanakannya secara rutin, seseorang diyakini akan memperoleh keberkahan dalam hidup.

Shalat Dhuha termasuk dalam kategori sunnah muakkad, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadis, Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW berpesan kepadanya:

"Kekasihku (Rasulullah) telah mewasiatkan kepadaku tiga hal: berpuasa tiga hari setiap bulan, melaksanakan dua rakaat shalat Dhuha setiap hari, dan shalat witir sebelum tidur." (HR. Bukhari)

Shalat Dhuha dapat dikerjakan minimal dua rakaat hingga maksimal dua belas rakaat, sesuai dengan kemampuan masing-masing individu. Bagi yang ingin menjalankannya namun belum mengetahui niat dan tata caranya, berikut penjelasannya.

Tata Cara Shalat Dhuha

  1. Niat Ushalli sunnatadh dhuhaa rak`ataini mustaqbilal qiblati adaan lillaahi ta`aalaa. Artinya: "Aku berniat shalat sunnah Dhuha dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala."
  2. Takbiratul Ihram
    Mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan Allahu Akbar, menandakan dimulainya shalat.
  3. Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
    Setelah takbir, dianjurkan membaca doa iftitah sebelum melanjutkan bacaan Al-Fatihah.
  4. Membaca Surat Al-Fatihah
    Bacalah surat Al-Fatihah dengan khusyuk dan tuma’ninah.
  5. Membaca Surat Pendek
    Setelah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca salah satu surat pendek dari Al-Qur’an.
  6. Rukuk
    Menundukkan badan dengan punggung sejajar, tangan diletakkan di lutut, dan membaca tasbih.
  7. I’tidal
    Bangkit dari rukuk dan berdiri tegak sejenak.
  8. Sujud Pertama
    Meletakkan dahi, hidung, telapak tangan, lutut, dan ujung kaki ke lantai dengan penuh ketundukan.
  9. Duduk di Antara Dua Sujud
    Bangkit dari sujud pertama dan duduk sejenak.
  10. Sujud Kedua
    Mengulang kembali sujud seperti sebelumnya.
  11. Bangkit untuk Rakaat Kedua
    Kembali berdiri dan mengulangi tata cara seperti rakaat pertama.
  12. Tasyahud Akhir
    Setelah sujud kedua pada rakaat terakhir, duduk dan membaca tasyahud akhir.
  13. Salam
    Mengucapkan salam ke kanan dan kiri sebagai tanda berakhirnya shalat.

Doa Setelah Shalat Dhuha

Setelah menyelesaikan shalat, dianjurkan membaca doa berikut:

"Allahumma innad-dhuhā’a dhuhā’uka, wal-bahā’a bahā’uka, wal-jamāla jamāluk, wal-quwwata quwwatuk, wal-qudrata qudratuk, wal-‘ismata ‘ismatuk..."

Doa ini mengandung permohonan agar diberikan kelancaran rezeki, diampuni dosa, serta diberikan kemudahan dalam segala urusan.

Selain mendapatkan pahala yang besar, shalat Dhuha juga dipercaya mampu menghapus dosa-dosa kecil serta membuka pintu rezeki bagi yang mengamalkannya dengan penuh keikhlasan. Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang melaksanakan shalat Dhuha dengan ikhlas, Allah akan mencukupkan rezekinya hingga akhir hari." (HR. Tirmidzi)

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menjadikan shalat Dhuha sebagai kebiasaan agar mendapatkan keberkahan dalam hidupnya. Dengan konsistensi dalam menjalankan ibadah ini, diharapkan umat Muslim semakin dekat dengan Allah SWT dan meraih kebahagiaan dunia serta akhirat.