• KEISLAMAN

Guntur dan Kilat Menyingkap Tabir Kuasa Ilahi

Yahya Sukamdani | Jum'at, 29/05/2026
Guntur dan Kilat Menyingkap Tabir Kuasa Ilahi Ilustrasi foto fenomena alam

Terasmuslim.com - Sinar kilat yang membelah langit malam sering kali memicu rasa takjub sekaligus ketakutan mendalam.

Dalam kacamata Islam, fenomena alam yang menggelegar ini bukanlah sekadar loncatan listrik statis biasa.

Allah SWT mendesain petir sebagai instrumen visual untuk memperlihatkan keagungan-Nya kepada umat manusia.

Al-Qur`an secara spesifik menguraikan hakikat guntur dan kilat ini di dalam Surah Ar-Ra`d ayat 13.

“Dan guntur itu bertasbih memuji-Nya, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya...” (QS. Ar-Ra`d: 13).

Melalui ayat tersebut, kita disadarkan bahwa suara menggelegar di langit adalah bentuk pujian kepada Sang Pencipta.

Fenomena ini juga dihadirkan sebagai representasi antara harapan akan datangnya hujan dan rasa takut akan bahaya.

Penegasan mengenai dualisme rasa ini tertuang indah dalam firman Allah SWT pada Surah Ar-Rum ayat 24.

“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya, Dia memperlihatkan kilat kepadamu untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan...” (QS. Ar-Rum: 24).

Kilatan cahaya yang super cepat itu menjadi pengingat betapa lemahnya manusia di hadapan kekuatan semesta.

Rasulullah SAW pun memberikan keteladanan rohani yang kuat setiap kali mendengar suara guntur yang dahsyat.

Dalam sebuah hadis riwayat Tirmidzi, Nabi SAW langsung memanjatkan doa khusus saat mendengar petir.

Beliau memohon agar tidak dibinasakan dengan kemurkaan-Nya melalui perantara gemuruh angin dan langit tersebut.

“Ya Allah, janganlah Engkau bunuh kami dengan kemurkaan-Mu, dan janganlah Engkau binasakan kami dengan azab-Mu...” (HR. Tirmidzi).

Tuntunan ini mengajarkan kita untuk selalu mengembalikan segala fenomena alam pada poros teologis yang benar.

Maka, setiap kilatan yang tampak di cakrawala sejatinya adalah undangan terbuka untuk bersujud dan bertobat.

Semoga gemuruh petir yang kita dengar senantiasa menggetarkan hati kita untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya.