Ilustrasi Ashim bin Tsabit (Foto: Istimewa)
Terasmuslim.com - Pada masa Rasulullah SAW, banyak sahabat yang memiliki keteguhan iman luar biasa dalam membela Islam. Salah satunya adalah Ashim bin Tsabit, seorang pejuang tangguh yang dikenal karena keberaniannya dalam medan perang. Kisahnya menjadi istimewa karena Allah SWT menjaga jenazahnya dari musuh-musuhnya setelah ia wafat dalam kondisi syahid.
Ashim bin Tsabit merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang memiliki semangat jihad yang tinggi. Ia turut serta dalam berbagai peperangan demi menegakkan Islam. Salah satu peristiwa paling terkenal adalah saat Perang Uhud, di mana ia menjadi bagian dari pasukan Muslim yang melawan kaum Quraisy.
Keberanian Ashim bin Tsabit begitu dikenal hingga suku Quraisy sangat ingin membalas dendam kepadanya. Bahkan, Bani Lihyan, salah satu suku di Arab, berjanji akan memberikan hadiah besar bagi siapa saja yang berhasil membawa kepala Ashim bin Tsabit kepada mereka.
Setelah Perang Uhud, Ashim bin Tsabit ditugaskan bersama beberapa sahabat lainnya untuk mengajarkan Islam kepada suku-suku di sekitar Madinah. Namun, dalam perjalanan, mereka dikhianati oleh penduduk setempat yang bersekongkol dengan Bani Lihyan.
Dalam peristiwa yang dikenal sebagai Tragedi Raji, Ashim dan para sahabatnya dikepung oleh pasukan musuh. Meskipun jumlah mereka sedikit, Ashim bin Tsabit tidak menyerah begitu saja. Ia bertarung hingga titik darah penghabisan. Pada akhirnya, Ashim gugur sebagai syahid di tangan musuh-musuh Islam.
Setelah Ashim wafat, musuh-musuhnya ingin mengambil jenazahnya untuk dipenggal dan kepalanya dijual kepada Bani Lihyan sebagai bukti pembalasan dendam. Namun, Allah SWT menunjukkan kuasa-Nya dengan mengirimkan sekumpulan lebah yang mengerumuni jenazah Ashim bin Tsabit.
Lebah-lebah itu menjaga jasad Ashim sehingga tidak ada seorangpun yang bisa mendekatinya. Musuh-musuhnya menunggu hingga sore hari dengan harapan lebah-lebah itu akan pergi, tetapi Allah SWT menurunkan hujan lebat yang membawa jenazah Ashim pergi bersama aliran air, sehingga musuh-musuhnya tidak bisa menemukannya.