Ilustrasi (Foto: ISTIMEWA)
Terasmuslim.com - Kebiasaan tidur lagi setelah subuh telah menjadi kebiasaan besar kaum Muslim, berbagai alasan tentu menjadi penyebabnya dari mulai masih ngantuk atau masih belum adanya aktivitas. Kebiasaan ini telah disinggung Nabi Muhammad SAW dalam salah satu hadis beliau tentang untuk tidak lagi tidur setelah subuh.
أَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَعَالَى مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ، حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ : أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ
“Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah Ta’ala mulai dari (waktu) sholat subuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Isma’il” (HR.Abu Dawud).
Islam sendiri sebetulnya telah memperingatkan untuk bangun di pagi hari, bahkan mulai sepertiga malam. Dalam hadist Nabi Muhammad SAW mengingatkan umatnya untuk beribadah di malam hari.
يَتَنَزَّلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَلَهُ ، مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ ، وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
“Rabb kita tabaroka wa ta`ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: `Siapa yang berdoa pada-Ku, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Kuampuni`." (HR. Bukhari).
Ilmu pengetahuan dan sains juga membuktikan pentingnya untuk bangun pagi yang menyediakan lebih banyak waktu sebelum beraktivitas. Waktu yang tersedia bisa dilakukan untuk melakukan berbagai aktivitas. Dengan persiapan yang cukup, seseorang tidak akan terburu-buru yang dapat mencegah stres dan fluktuasi emosi.
Dengan Hadist yang telah diberikan kepada kita, tidak ada alasan lagi untuk kita tidur setelah sholat subuh.