Ilustrasi salat depan kabah (foto: darunnajah)
Terasmuslim.com - Kisah dibangunnya Makkah adalah bagian penting dari sejarah Islam dan mencakup perjalanan Nabi Ibrahim (Abraham) dan putranya Nabi Ismail (Ishmael). Berikut adalah kisah singkatnya:
Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim untuk membawa istrinya, Hajar, dan putranya, Ismail, ke sebuah lembah yang tandus dan tidak berpenghuni. Lembah tersebut kini dikenal sebagai Makkah. Nabi Ibrahim meninggalkan mereka di sana dengan sedikit bekal air dan makanan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah.
Setelah kehabisan bekal, Hajar mencari air untuk anaknya yang kehausan. Ia berlari-lari antara Bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Ketika itu, Allah SWT mengirim malaikat Jibril untuk menggali tanah, dan muncullah mata air Zamzam. Air ini menjadi sumber kehidupan bagi Hajar, Ismail, dan kemudian menarik perhatian para kafilah yang lewat.
Kaum Jurhum, sebuah suku Arab, mendatangi Hajar dan Ismail setelah melihat keberadaan mata air Zamzam. Dengan izin Hajar, mereka tinggal di sekitar mata air tersebut, dan perlahan-lahan, kawasan Makkah mulai dihuni dan berkembang menjadi sebuah perkampungan.
Ketika Nabi Ismail telah dewasa, Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim untuk membangun Ka`bah sebagai rumah ibadah pertama di bumi. Nabi Ibrahim dan Ismail bersama-sama membangun Ka`bah dengan penuh ketaatan. Mereka menggunakan batu-batu dari bukit di sekitar Makkah. Ketika dinding Ka`bah semakin tinggi, Nabi Ibrahim menggunakan batu besar sebagai pijakan, yang kini dikenal sebagai Maqam Ibrahim.
Saat membangun, mereka berdoa:
"Rabbana taqabbal minna innaka Antas-Sami’ul-‘Alim."
(“Ya Tuhan kami, terimalah dari kami [amal kami ini]. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”)
(QS. Al-Baqarah: 127)
Ka`bah menjadi tempat pertama untuk menyembah Allah SWT di muka bumi. Setelah itu, Makkah terus berkembang sebagai pusat spiritual umat manusia. Allah SWT menjadikan Makkah sebagai tanah suci, dan Ka`bah sebagai kiblat umat Islam hingga kini.
Kisah pembangunan Makkah mengajarkan ketaatan total kepada Allah, pengorbanan, dan keimanan yang mendalam. Hingga hari ini, Makkah menjadi kota suci umat Islam, tempat berhimpunnya jutaan jamaah setiap tahun untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah.