• KEISLAMAN

Keutamaan dan Tata Cara Sholat Ba`diyah Maghrib dalam Islam

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Jum'at, 01/08/2025
Keutamaan dan Tata Cara Sholat Ba`diyah Maghrib dalam Islam Ilustrasi sholat ba`diyah (Foto: Dompet Quran)

Jakarta, Terasmuslim.com - Sholat ba`diyah Maghrib merupakan salah satu amalan sunnah rawatib yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Dilaksanakan setelah sholat fardhu Maghrib, sholat ini memiliki kedudukan yang penting dalam Islam, dan dianggap sebagai sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat ditekankan.

Walaupun banyak umat Muslim yang rutin melaksanakannya, masih ada sebagian yang belum memahami tata cara dan keutamaan dari sholat ba`diyah Maghrib ini.

Salah satu hal yang sangat penting dalam pelaksanaan sholat adalah niat. Niat yang benar dan tulus akan memastikan keabsahan sholat tersebut. Untuk sholat ba`diyah Maghrib, niat dilakukan dengan membaca lafaz tertentu sebelum takbiratul ihram. Berikut adalah bacaan niat sholat ba`diyah Maghrib:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ اْلْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal maghribi rak`ataini ba`diyyatan mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta`aala

"Aku niat melakukan shalat sunat sesudah Maghrib 2 rakaat, sambil menghadap kiblat, saat ini, karena Allah ta`ala."

Pelaksanaan sholat ba`diyah Maghrib terdiri dari dua rakaat dan mengikuti tata cara sholat sunnah pada umumnya. Sholat ini dikerjakan setelah selesai sholat fardhu Maghrib dan bisa dilakukan di tempat terpisah atau di tempat yang sama.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus diikuti dalam melaksanakan sholat ba`diyah Maghrib:

Rakaat Pertama:

Takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan.

Membaca doa iftitah (sunnah).

Membaca surat Al-Fatihah.

Membaca surat pendek (disunahkan surat Al-Kafirun).

Ruku` dengan bacaan tasbihnya.

I`tidal dengan bacaan tahmidnya.

Sujud pertama dengan bacaan tasbihnya.

Duduk di antara dua sujud.

Sujud kedua dengan bacaan tasbihnya.

Bangkit untuk rakaat kedua.

Rakaat Kedua:

Membaca surat Al-Fatihah.

Membaca surat pendek (disunahkan surat Al-Ikhlas).

Ruku` dengan bacaan tasbihnya.

I`tidal dengan bacaan tahmidnya.

Sujud pertama dengan bacaan tasbihnya.

Duduk di antara dua sujud.

Sujud kedua dengan bacaan tasbihnya.

Duduk tasyahud akhir.

Salam ke kanan dan ke kiri.

Landasan Hukum dan Waktu Pelaksanaan

Sholat ba`diyah Maghrib didasarkan pada hadits-hadits yang shahih, yang menunjukkan bahwa Rasulullah SAW sering melaksanakannya setelah sholat Maghrib.

Salah satu hadits yang menjelaskan hal ini adalah riwayat dari Ibnu Umar dalam Sunan at-Tirmidzi, yang menyatakan, "Saya hafal 10 rakaat sholat sunnah yang dilakukan Rasulullah SAW... dan 2 rakaat setelah sholat Maghrib." Hadits ini berstatus hasan shahih, dan diperkuat oleh banyak ulama.

Waktu pelaksanaan sholat ba`diyah Maghrib adalah setelah selesai salam dari sholat fardhu Maghrib dan berakhir sebelum waktu sholat Isya. Disarankan untuk melaksanakannya segera setelah sholat fardhu, dan meskipun bisa dilakukan berjamaah, yang lebih utama adalah melakukannya secara individual.

Melaksanakan sholat ba`diyah Maghrib memiliki banyak keutamaan. Selain sebagai amalan sunnah yang mendatangkan pahala, sholat ini juga berfungsi sebagai pelengkap ibadah fardhu Maghrib.

Selain itu, sholat ini juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Rasulullah SAW memberikan contoh yang baik dengan melaksanakan sholat ini, baik ketika sedang berada di rumah maupun ketika sedang bepergian.

Tidak ada doa khusus yang ditetapkan setelah sholat ba`diyah Maghrib. Setelah salam, umat Muslim dapat berdzikir dan berdoa sesuai dengan kebiasaan.

Akan tetapi, yang penting adalah menjaga konsistensi dalam beribadah dan menjaga niat dalam setiap amalan.