KEISLAMAN

Strategi Membangun Kembali Keluarga Muslim yang Harmonis

Yahya Sukamdani| Kamis, 09/07/2026
Merajut Kehangatan Rumah Tangga di Tengah Padatnya Kesibukan Modern Ilustrasi keluarga besar

Terasmuslim.com - Membangun ketenteraman di dalam rumah tangga Muslim saat ini membutuhkan ikhtiar yang jauh lebih besar dan terencana.

Tuntutan karier dan kesibukan duniawi yang tinggi di era modern sering kali menguras energi serta waktu berharga untuk keluarga.

Akibatnya, interaksi antara nggota keluarga sering kali berjalan tanpa ruh, hambar, dan kehilangan makna spritual yang mendalam.

Kondisi gersang ini harus segera diatasi agar benteng pertahanan umat yang terkecil ini tidak rapuh lalu runtuh.

Baca juga :

Setiap pasangan Muslim harus kembali pada cetak biru keluarga sakinah yang telah digariskan oleh syariat.

Allah SWT memberikan pedoman hidup berkeluarga yang penuh ketenteraman di dalam Al-Qur`an melalui Surah Al-Furqan ayat 74.

Dalam ayat tersebut, kita diajarkan berdoa, "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (qurrata a`yun)."

Penyenang hati hanya akan lahir jika setiap individu di dalam rumah tangga tersebut saling rida dan mendukung dalam ketakwaan.

Rasulullah SAW juga mengingatkan bahwa kunci kebaikan sebuah umat dimulai dari bagaimana seseorang memperlakukan keluarganya di rumah.

Beliau bersabda dalam hadist riwayat Tirmidzi, "Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik perlakukannya kepada keluarganya, dan aku adalah yang terbaik kepada keluargaku."

Strategi utama yang harus diterapkan adalah menetapkan waktu wajib tanpa gawai guna menghidupkan kembali ruang dialog yang jujur.

Gunakan momen kebersamaan tersebut untuk menegakkan shalat berjamaah, tilawah Al-Qur`an bersama, serta saling mengevaluasi diri dengan lemah lembut.

Pembagian peran antara ayah dan ibu dalam mendidik anak juga harus disepakati secara adil demi menjaga keseimbangan emosional rumah tangga.

Jangan biarkan ambisi mengejar materi mengorbankan masa depan spiritual anak-anak yang menjadi aset dunia hingga akhirat kelak.

TAGS : Strategi keluarga harmonis baiti jannati keharmonisan keluarga

Terkini