KEISLAMAN

Menyegerakan Berbuka Puasa, Mengapa Rasulullah SAW Menganjurkannya?

Yahya Sukamdani| Rabu, 04/03/2026
Alasan penting sunnah menyegerakan berbuka puasa dan pahala besar menantinya. Ilustrasi orang beruka puasa (Foto: Kompas)

Terasmuslim.com - Salah satu sunnah yang sangat ditekankan dalam puasa Ramadhan adalah menyegerakan berbuka saat adzan Maghrib berkumandang. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits sahih riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim: “Orang yang berpuasa akan memperoleh dua kegembiraan: ketika berbuka dan ketika bertemu Tuhannya.” Hadits ini menunjukkan bahwa berbuka merupakan momen penuh keberkahan yang tidak boleh ditunda.

Dalil Al-Qur’an juga mendukung prinsip ini. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 187, Allah SWT berfirman bahwa makan dan minum diperbolehkan hingga terbit fajar, dan berbuka dilakukan segera saat waktunya tiba. Menunda berbuka tanpa alasan justru tidak dianjurkan, karena berbuka adalah hak bagi tubuh yang lelah setelah menahan lapar dan dahaga seharian.

Alasan utama menyegerakan berbuka adalah kesehatan jasmani. Puasa menahan lapar dan haus sepanjang hari, sehingga tubuh memerlukan asupan segera untuk mengganti energi yang hilang. Menunda berbuka tanpa sebab bisa melemahkan fisik, membuat tubuh kelelahan, dan mengurangi kemampuan untuk beribadah di malam hari, termasuk salat tarawih.

Selain itu, menyegerakan berbuka merupakan bentuk kepatuhan dan ketaatan kepada sunnah Rasulullah SAW. Beliau bersabda: “Buka puasa itu untuk kalian, jangan menundanya” (riwayat Imam Ahmad). Mengikuti sunnah ini menunjukkan kasih sayang kepada diri sendiri dan meneladani akhlak Rasulullah dalam ibadah sehari-hari.

Menyegerakan berbuka juga menjadi sarana mempererat ukhuwah sosial. Dalam tradisi berbuka bersama keluarga, tetangga, atau jamaah masjid, kebersamaan tercipta, sekaligus menjadi kesempatan saling mengingatkan dan bersyukur. Rasulullah SAW menganjurkan berbuka dengan kurma dan air, menunjukkan kesederhanaan dan kepraktisan yang bisa diikuti semua kalangan.

Dengan demikian, menyegerakan berbuka bukan hanya soal waktu, tetapi juga tentang sunnah, kesehatan, dan keberkahan. Setiap Muslim dianjurkan segera berbuka saat waktu tiba, mengikuti jejak Rasulullah SAW, memulihkan tenaga, serta meraih pahala dan kegembiraan yang dijanjikan. Ramadhan menjadi penuh berkah ketika ibadah dijalankan dengan penuh kesadaran dan kepatuhan.

 
 
 
TAGS : sunnah berbuka Ramadhan fiqih puasa pahala berbuka

Terkini