Ilustrasi pendidikan agama dalam keluarga
Terasmuslim.com - Rumah seharusnya menjadi tempat yang dipenuhi keberkahan, namun sering kali berubah menjadi lokasi menumpuknya dosa tanpa kita sadari.
Salah satu dosa yang paling sering terjadi di dalam rumah adalah perilaku membentak serta berkata kasar kepada pasangan maupun anak-anak.
Rasulullah SAW mengingatkan bahwa mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya terhadap keluarganya sendiri.
Kebiasaan buruk lainnya adalah menyebarkan dan membicarakan aib anggota keluarga sendiri kepada orang lain di luar rumah.
Allah SWT secara tegas melarang perbuatan menggunjing sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Hujurat ayat 12.
Sering kali anggota keluarga juga mengabaikan kewajiban menjalankan shalat fardhu tepat waktu karena terlena oleh aktivitas domestik.
Padahal Allah SWT telah memberikan peringatan keras bagi orang-orang yang lalai dari shalatnya dalam Surah Al-Ma`un ayat 4 hingga 5.
Perilaku boros serta membuang-buang makanan yang tersisa di meja makan juga menjadi dosa yang kerap dianggap biasa.
Dalam Surah Al-Isra` ayat 27, Allah SWT menegaskan bahwa orang-orang yang pemboros itu adalah saudara-saudara setan.
Membiarkan aurat terbuka di hadapan orang lain yang bukan mahram saat berada di lingkungan sekitar rumah juga sering diabaikan.
Rasulullah SAW menegaskan dalam hadits riwayat Muslim bahwa Allah SWT sangat menyukai hamba-Nya yang memiliki sifat malu dan menjaga kehormatan.
Memasuki kamar atau ruangan pribadi anggota keluarga tanpa meminta izin terlebih dahulu merupakan bentuk pelanggaran adab yang nyata.
Tata cara meminta izin saat hendak memasuki ruangan rumah telah diatur dengan jelas dalam Surah An-Nur ayat 58.
Sifat kikir serta enggan berbagi rezeki dengan sesama penghuni rumah juga dapat mengikis keberkahan dalam kehidupan keluarga.
Rasulullah SAW mengingatkan bahwa sedekah yang paling utama pahalanya adalah nafkah yang diberikan kepada keluarga yang menjadi tanggungannya.