• KISAH

Abdurrahman bin Auf, Kaya Tanpa Diperbudak oleh Harta

Yahya Sukamdani | Selasa, 06/10/2026
Abdurrahman bin Auf, Kaya Tanpa Diperbudak oleh Harta Ilustrasi suasana perdagangan di pelabuhan

Terasmuslim.com - Sahabat Abdurrahman bin Auf merupakan sosok pengusaha muslim sukses yang senantiasa menjaga hatinya agar tidak diperbudak harta.

Keahlian beliau dalam berdagang tidak pernah melengahkan jiwa dan raga dari ketaatan penuh kepada Sang Maha Pencipta.

Ketika hijrah ke Madinah tanpa membawa harta, beliau memilih berdikari dengan meminta ditunjukkan jalan menuju pasar lokal.

Berkat kejujuran dan keberkahan usahanya, beliau berhasil membangun kembali kekayaan melimpah dalam waktu yang sangat singkat.

Namun, kemewahan duniawi tersebut sama sekali tidak mengurangi kedermawanannya untuk menyokong perjuangan dakwah agama Islam.

Sikap mulia Abdurrahman bin Auf mencerminkan firman Allah SWT di dalam Al-Qur`an Surah An-Nur ayat 37.

Allah SWT memuji orang-orang yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual beli dari mengingat Allah dan menunaikan zakat.

Beliau tercatat pernah menyedekahkan ratusan unta beserta seluruh muatannya untuk membantu kesulitan ekonomi rakyat Madinah.

Kedermawanan dan kesalehan beliau membuahkan kabar gembira yang disampaikan langsung oleh Rasulullah SAW semasa hidupnya.

Dalam sebuah hadis riwayat Tirmidzi, Abdurrahman bin Auf ditetapkan sebagai salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga.

Kisah beliau mendidik umat Islam bahwa kekayaan materi harus ditangan, bukan menguasai dan merusak kedalaman hati.

Al-Qur`an mengingatkan agar harta benda tidak memalingkan manusia melalui firman-Nya dalam Surah Al-Munafiqun ayat 9.

Allah SWT menegaskan agar orang-orang beriman tidak dilalaikan oleh harta dan anak-anak mereka dari mengingat Allah SWT.

Prinsip hidup Abdurrahman bin Auf memberikan keteladanan nyata mengenai pengelolaan finansial yang berorientasi pahala akhirat.

Semoga teladan Abdurrahman bin Auf menginspirasi para pebisnis muslim untuk senantiasa dermawan dan bertakwa dalam mencari rezeki.