Ilustrasi membandingkan rumah tangga orang lain
Katakini.com - Membandingkan pasangan dengan suami atau istri orang lain merupakan kebiasaan buruk yang dapat merusak keharmonisan rumah tangga.
Islam mengajarkan setiap muslim untuk senantiasa bersyukur atas jodoh dan kelebihan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
Allah SWT mengingatkan pentingnya bersyukur dalam Surah Ibrahim ayat 7, bahwa nikmat akan ditambah jika kita bersyukur dan azab-Nya sangat pedih jika kita kufur.
Sikap suka membanding-bandingkan sering kali berawal dari pandangan mata yang tidak dijaga terhadap kehidupan orang lain.
Perintah untuk menundukkan pandangan telah ditegaskan dalam Surah An-Nur ayat 30 agar kesucian hati dan kehormatan diri tetap terjaga.
Setiap manusia diciptakan dengan kelebihan serta kekurangan masing-masing yang unik sebagai bentuk ujian hidup.
Rasulullah SAW memberikan panduan moral melalui hadis riwayat Bukhari dan Muslim, "Lihatlah orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat orang yang berada di atasmu, karena itu lebih layak agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah."
Membandingkan suami dalam hal rezeki atau keahlian hanya akan melahirkan rasa tidak puas dan mengikis rasa hormat.
Demikian pula membandingkan istri dengan perempuan lain dapat melukai perasaan serta merusak rasa percaya diri pasangan.
Perilaku ini juga membuka pintu masuk bagi rasa iri hati dan dengki yang sangat dilarang dalam ajaran Islam.
Rasulullah SAW mengingatkan dalam hadis riwayat Abu Dawud, "Jauhilah olehmu sifat dengki, karena dengki itu memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar."
Fokus pada kebaikan dan perjuangan pasangan adalah cara terbaik untuk memupuk cinta serta rasa saling menghargai.
Ketika muncul kekurangan pada diri pasangan, perbaikan hendaknya dilakukan dengan nasihat yang lembut dan penuh kasih sayang.
Dengan mendoakan dan menerima pasangan apa adanya, rumah tangga akan diliputi ketenangan serta rasa sakinah.
Mengamalkan ajaran Al-Qur`an dan Sunnah menjadi benteng utama agar hati selalu merasa cukup dan bahagia bersama pasangan.